HADIRI MAULID NABI – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama anggota DPRD Barito Utara H. Al Hadi menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Sirothol Mustaqim Muara Teweh, Jumat (11/9/2026) malam. (foto: ist)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Al Hadi, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut dinilai penting untuk memperkuat keimanan, membangun akhlak, sekaligus menjaga persatuan masyarakat.

Hal itu disampaikan H. Al Hadi usai menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Raya Sirothol Mustaqim Muara Teweh, Jumat (11/9/2026) malam.

Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW harus diwujudkan dalam perilaku nyata, terutama melalui kejujuran, kesabaran, kepedulian, kasih sayang dan sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

“Maulid Nabi jangan hanya diperingati sebagai kegiatan tahunan. Yang lebih penting adalah bagaimana keteladanan Rasulullah SAW kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas H. Al Hadi, Minggu (13/9/2026).

Ia mengatakan, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW sangat relevan dalam kehidupan masyarakat saat ini. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus komunikasi, masyarakat dituntut semakin bijak dalam menyikapi berbagai informasi.

H Al Hadi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum diketahui kebenarannya. Menurutnya, perbedaan pendapat maupun keberagaman di tengah masyarakat harus disikapi dengan kedewasaan, musyawarah dan semangat persaudaraan.

“Jangan mudah terprovokasi. Kita harus mengedepankan tabayun, saling menghormati dan menjaga persaudaraan. Keamanan dan kerukunan daerah merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di Kabupaten Barito Utara yang memiliki masyarakat dengan latar belakang suku, agama dan budaya yang beragam.

Keberagaman tersebut, lanjutnya, harus ditempatkan sebagai kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah, bukan menjadi sumber perpecahan.

“Kita berbeda latar belakang, tetapi kita berada di daerah yang sama dan memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga Barito Utara tetap aman, damai dan terus berkembang,” ujarnya.

Selain persoalan kerukunan, H. Al Hadi juga menyoroti pentingnya penguatan karakter generasi muda. Menurutnya, kemajuan teknologi harus berjalan seimbang dengan pendidikan agama, moral dan akhlak.

Ia meminta orang tua, guru, tokoh agama serta seluruh elemen masyarakat ikut mengambil peran dalam membentuk karakter generasi muda agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki moral dan kepribadian yang kuat.

“Generasi muda harus kita siapkan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi jangan sampai kehilangan akhlak dan moral. Mereka adalah penerus pembangunan Barito Utara,” jelasnya.

H. Al Hadi berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah.

Ia juga berharap semangat keteladanan Rasulullah SAW dapat diwujudkan melalui kehidupan masyarakat yang semakin rukun, toleran, peduli dan saling menghargai.

“Semoga kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak berhenti pada peringatan Maulid, tetapi benar-benar tercermin dalam sikap dan perbuatan kita setiap hari. Dengan persatuan dan akhlak yang baik, kita bersama-sama menjaga Barito Utara tetap damai dan maju,” pungkasnya.(jes)