MUSRENBDNG KECAMATAN MONTALAT- Sekretaris Diskominfosandi Barito Utara Sukarto, SSTP, mewakili kepala dinas menghadiri Musrenbang di Kecamatan Montalat, Jumat (6/2/2026) menyampaikan paparannya terkait program LINDA BATARA.(WB:Dok Diskominfosandi)

WARTABARITO.ID, Barito Utara – Akses internet cepat dan stabil di kantor desa menjadi salah satu fokus pembangunan Kecamatan Montalat tahun depan. Hal ini ditegaskan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) Barito Utara dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Montalat Tahun 2027, Jumat (6/2/2026).

Melalui Program LINDA BATARA (Layanan Internet Desa Barito Utara), pemerintah daerah berupaya menghilangkan blank spot atau area tak terjangkau sinyal internet dengan memanfaatkan teknologi satelit Starlink. Program ini khususnya dirancang untuk daerah dengan kondisi geografis sulit dan infrastruktur telekomunikasi terbatas.

“Program ini bukan sekadar menyediakan akses, tetapi menjadi tulang punggung modernisasi pelayanan publik di desa. Mulai dari administrasi, transparansi informasi, hingga pemberdayaan ekonomi digital masyarakat,” papar Sukarto, SSTP, Sekretaris Diskominfosandi Barito Utara, yang hadir mewakili kepala dinas.

Ia mengungkapkan, hingga Februari 2026, lima wilayah di Kecamatan Montalat telah merasakan manfaat program ini, yaitu Desa Kamawen, Paring Lahung, Rubei, Sikan, dan Kelurahan Montalat II. Pemasangan akan terus dilanjutkan secara bertahap berdasarkan prioritas dan kebutuhan setiap wilayah.

Keberadaan internet desa ini diharapkan dapat mempercepat berbagai urusan masyarakat, mendukung program pendidikan dan kesehatan jarak jauh, serta membuka peluang pemasaran produk lokal secara digital.

Program LINDA BATARA merupakan bagian dari komitmen Diskominfosandi dalam mendukung visi-misi pemkab dan Program Gass Poll 11/12, dengan tujuan melakukan percepatan transformasi digital secara merata hingga ke pelosok desa. Langkah ini diyakini akan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan mengurangi kesenjangan informasi di Kabupaten Barito Utara.(jes)