SALURKAN BANTUAN-Anggota DPRD Barito Utara Parih Herman AB salurkan bantuan untuk korban musibah kebakaran di Jalan Meranti RT 10 Gang Keluarga, Kelurahan Lanjas Muara Teweh, Minggu (1/2/2026).(WB:Dok Patih Herman AB)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Musibah kebakaran yang melanda permukiman padat di Gang Keluarga, Jalan Meranti Dermaga, Kelurahan Lanjas, Minggu (1/2/2026) pagi, menyisakan duka dan kerusakan material. Namun, gelombang kepedulian segera menyusul dari berbagai pihak untuk meringankan beban para korban.

Patih Herman AB, Anggota DPRD Barito Utara dari Fraksi Partai Demokrat ini, menjadi salah satu yang terdepan memberikan respons. Usai proses pemadaman oleh petugas gabungan, politisi dari Komisi I ini langsung mendatangi lokasi untuk menyerahkan bantuan sembako dan kebutuhan mendesak lainnya.

“Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab saya selaku wakil rakyat. Semoga bisa sedikit meringankan penderitaan dan menjadi penggugah solidaritas kita semua,” ujar Patih Herman AB, seraya menyampaikan duka cita dan harapan agar korban diberi ketabahan.

Tidak hanya dari unsur legislatif, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga menunjukkan perhatiannya. Sekretaris Daerah, Drs. Muhlis, hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati yang sedang bertugas di Jakarta. Dalam kunjungannya pada sore hari, Sekda menyampaikan rasa duka cita pemerintah daerah sekaligus memohon maaf karena pimpinan daerah belum dapat hadir secara langsung.

“Atas nama pemerintah, kami turut berduka sedalam-dalamnya. Semoga musibah ini digantikan dengan rezeki yang lebih baik,” kata Muhlis di lokasi kejadian.

Berdasarkan data dari Kecamatan Teweh Tengah, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.50 WIB itu berdampak pada 8 Kepala Keluarga. Sebanyak 4 unit rumah mengalami rusak berat akibat dilalap api, sementara 3 rumah di sisi kiri dan kanannya turut terdampak, sehingga total rumah yang terkena imbas sebanyak 7 unit.

Aksi tanggap yang dilakukan baik oleh perwakilan rakyat maupun pemerintah daerah ini diharapkan dapat menjadi suntikan semangat bagi para korban untuk segera bangkit dan menjalani kehidupan pasca-bencana.(jes)