Sekda Barut Sebut Pemkab Tetap Jalankan Program Prioritas di Tengah Penyesuaian Anggaran

RAMAH TAMAH BERSAMA KAJARI – Sekda Barito Utara Drs Muhlis bersama unsur Forkopimda menghadiri kegiatan ramah tamah bersama Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara, R Firmansyah, di Aula Kejaksaan Negeri setempat, Jumat (8/5/2026).(foto:WB)
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara memastikan program pembangunan dan pelayanan masyarakat tetap berjalan meski daerah mengalami penyesuaian anggaran cukup besar pada tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Drs Muhlis, saat menghadiri acara ramah tamah bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Utara yang baru, R Firmansyah, di Aula Kejaksaan Negeri Barito Utara, Jumat (8/5/2026) pagi.
Dalam sambutannya, Muhlis menyampaikan salam dan pesan dari Bupati Barito Utara yang belum dapat hadir secara langsung karena tengah menjalankan agenda pemerintahan di luar daerah, khususnya terkait sektor pendidikan dan perjuangan program bantuan dari pemerintah pusat.
“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan selamat datang kepada Bapak Kajari Barito Utara beserta keluarga. Semoga selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas di Kabupaten Barito Utara,” ujar Muhlis.
Ia berharap hubungan dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dengan Kejaksaan Negeri Barito Utara terus terjalin harmonis guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Pada kesempatan itu, Sekda juga memaparkan kondisi fiskal daerah yang saat ini menghadapi tantangan akibat menurunnya sektor pertambangan serta pengurangan transfer anggaran dari pemerintah pusat.
Menurut Muhlis, dana transfer yang sebelumnya diproyeksikan mencapai sekitar Rp1,7 triliun kini hanya terealisasi sekitar Rp490 miliar, sehingga terjadi pengurangan anggaran sekitar Rp1,2 triliun.
Meski demikian, ia menegaskan kondisi APBD Kabupaten Barito Utara masih relatif stabil karena adanya dukungan dana titipan pemerintah pusat atau TDF yang menjadi hak daerah dan dicairkan melalui Bank Indonesia.
“Dengan kondisi tersebut, APBD kita tetap bisa menopang program-program pembangunan daerah. Program unggulan dan prioritas kepala daerah juga tetap dapat diakomodasi,” jelasnya.
Muhlis mengatakan, pemerintah daerah terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di sembilan kecamatan, 93 desa, dan 10 kelurahan yang ada di Barito Utara.
Ia menambahkan, sejumlah sektor prioritas tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, mulai dari pembangunan desa, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, olahraga, hingga dukungan terhadap program nasional seperti makan bergizi gratis dan sekolah rakyat.
Selain itu, dukungan terhadap fasilitas pemerintahan, aparat keamanan, serta kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat juga terus dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen pembangunan berkelanjutan di daerah.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya maksimal agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal meski di tengah tantangan anggaran,” pungkas Muhlis.(jes)




Tinggalkan Balasan