RAKOR PEMBANGUNAN DAERAH – Bupati Barut H. Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Muhlis saat memimpin rapat koordinasi bersama camat dan kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Barito Utara di Aula Setda Lantai I, Senin (25/5/2026).(foto:WB)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menekankan pentingnya sinkronisasi program pembangunan dan efisiensi penggunaan anggaran dalam Rapat Koordinasi Camat se-Kabupaten Barito Utara yang digelar di Aula Setda Lantai I, Senin (25/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, M.AP, staf ahli bupati, para asisten sekda, kepala perangkat daerah, Direktur RSUD Muara Teweh, para camat, kepala bagian lingkup Setda, insan pers, serta undangan lainnya.

Dalam arahannya, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian masyarakat, mengurangi kesenjangan, dan menciptakan kesejahteraan yang merata.

Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus memiliki perencanaan yang matang dan saling terintegrasi agar pelaksanaan pembangunan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Melalui rapat koordinasi ini saya ingin menegaskan pentingnya sinkronisasi antara program, kegiatan, dan penganggaran agar seluruh pelaksanaan pembangunan benar-benar selaras dengan visi dan misi Kabupaten Barito Utara,” kata H. Shalahuddin.

Ia menjelaskan, forum rakor camat menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta memastikan seluruh program pemerintah daerah berjalan secara terarah dan tepat sasaran.

Bupati juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak bekerja secara sendiri-sendiri tanpa arah dan tujuan yang sama. Menurutnya, dibutuhkan sinergi dan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain itu, H. Shalahuddin menyoroti tantangan pembangunan yang semakin kompleks, mulai dari keterbatasan anggaran, dinamika ekonomi, tuntutan pelayanan publik, hingga perkembangan situasi nasional dan global.

Karena itu, ia meminta agar seluruh program dan kegiatan benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat dan memiliki output serta outcome yang jelas.

“Tidak boleh lagi ada program yang hanya bersifat rutinitas tanpa manfaat nyata. Setiap penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan dan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah menghindari pemborosan serta kegiatan seremonial yang tidak menjadi prioritas pembangunan daerah.

Di akhir arahannya, H. Shalahuddin meminta seluruh perangkat daerah mempercepat realisasi program dan anggaran agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat serta tidak berdampak pada rendahnya serapan anggaran daerah.

“Jadikan rakor ini sebagai sarana evaluasi, koordinasi, dan penguatan komitmen bersama demi mewujudkan pembangunan Barito Utara yang maju, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat,” pungkasnya.(jes)