BUKA PELATIHAN JULEHA-Bupati Barito Utara H Shalahuddin melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Barito Utara Eveready Noor membuka secara resmi pelatihan JULEHA di Masjid Raya Shirathal Mustaqym, Sabtu (16/5/2026).(foto:WB)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor halal dengan menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) tingkat kabupaten. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Eveready Noor, di Masjid Raya Shirathal Mustaqym, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menekankan bahwa meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal menuntut kehadiran tenaga juru sembelih yang kompeten, baik dari sisi teknis maupun pemahaman syariat Islam.

Menurutnya, profesi juru sembelih halal tidak hanya berkaitan dengan keterampilan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral dan keagamaan dalam memastikan kehalalan produk yang dikonsumsi masyarakat.

Pelatihan ini, lanjutnya, menjadi langkah strategis untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam, sekaligus mendukung proses standardisasi dan sertifikasi JULEHA sesuai regulasi halal yang berlaku, baik nasional maupun internasional.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis dalam proses penyembelihan yang sesuai prinsip syar’i, higienis, serta memperhatikan kesejahteraan hewan,” ujar Eveready Noor saat membacakan sambutan Bupati.

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing produk halal, sehingga mampu memberikan jaminan kualitas daging yang halal dan thayyib bagi masyarakat.

Selain itu, Pemkab Barito Utara menilai kegiatan ini sebagai kontribusi nyata dalam mendukung visi Indonesia sebagai pusat industri halal dunia, melalui penguatan rantai pasok pangan halal yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Menutup sambutannya, Bupati mengingatkan bahwa profesi juru sembelih halal merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta dilandasi niat ibadah.(jes)