H. Nurul Anwar Minta Data Stunting Barito Utara Divalidasi agar Penanganan Tepat Sasaran

Anggota DPRD Barito Utara H Nurul Anwar
WARTABATITO.ID, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Nurul Anwar, meminta pemerintah daerah memperkuat validasi data stunting agar program penanganan yang dilaksanakan benar-benar tepat sasaran.
Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar penting dalam menentukan prioritas penanganan, menetapkan desa lokus stunting, serta mengukur keberhasilan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Barito Utara.
Hal itu disampaikannya menanggapi rapat evaluasi pelaksanaan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan pembentukan desa lokus stunting Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, Selasa (13/10/2026).
H. Nurul Anwar menilai, perbedaan data kasus stunting harus segera ditindaklanjuti melalui verifikasi langsung di lapangan dengan melibatkan perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta tenaga kesehatan.
“Data harus benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Dengan begitu, pemerintah dapat menentukan langkah penanganan yang tepat dan memastikan bantuan serta program intervensi diterima oleh keluarga yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pendataan berdasarkan nama dan alamat (by name by address) perlu dilakukan secara teliti dan diperbarui secara berkala. Data tersebut juga harus didukung informasi lokasi yang akurat untuk memudahkan petugas melakukan pemantauan dan pendampingan.
Selain validasi data, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menangani stunting. Upaya tersebut tidak cukup hanya melalui pemenuhan gizi anak, tetapi juga harus didukung peningkatan kesehatan ibu dan anak, edukasi pola asuh, perbaikan sanitasi, serta peningkatan kesejahteraan keluarga.
Menurutnya, penetapan desa lokus stunting juga harus berdasarkan data terverifikasi dan kebutuhan nyata masyarakat. Dengan demikian, program dan anggaran dapat diprioritaskan ke wilayah yang membutuhkan penanganan lebih intensif.
H. Nurul Anwar mendorong TPPS bersama seluruh pihak terkait agar tidak berhenti pada evaluasi dan pendataan, tetapi memastikan adanya tindak lanjut yang konkret, terukur, dan berkelanjutan.
Pemantauan pertumbuhan anak, pemenuhan gizi, edukasi kepada orang tua, serta pendampingan oleh tenaga kesehatan perlu terus dilakukan untuk memastikan intervensi memberikan hasil yang nyata.
“Penurunan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak. Data yang akurat harus diikuti tindakan nyata, sehingga penanganan berjalan efektif dan anak-anak mendapatkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhannya,” tegasnya.
Ia berharap pembenahan data dan penguatan koordinasi lintas sektor dapat meningkatkan efektivitas program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Barito Utara, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.(jes)




Tinggalkan Balasan