Ketua Fraksi PDIP DPRD Barito Utara H. Taufik Nugraha

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Menyusul tragedi yang menimpa seorang siswa di Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat tekanan ekonomi terkait kelengkapan sekolah, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh satuan pendidikan di wilayah setempat.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menegaskan sekolah harus menghentikan segala bentuk pungutan di luar ketentuan yang memberatkan, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Pernyataan ini disampaikannya pada Rabu (4/2/2026), sebagai bentuk keprihatinan dan refleksi atas kejadian memilukan tersebut.

“Pendidikan adalah hak dasar. Sekolah harus menjadi tempat yang memberi harapan, bukan justru menciptakan tekanan psikologis karena beban biaya,” tegas Taufik Nugraha.

Ia menekankan, kewajiban negara dan pemerintah daerah adalah menjamin hak tersebut. Oleh karena itu, sekolah diminta untuk mematuhi aturan yang berlaku dan mengedepankan keadilan sosial dalam setiap kebijakan pembiayaan pendidikan.

Solusi bagi kebutuhan sekolah yang belum ter-cover anggaran, lanjut dia, harus dicari tanpa membebani siswa. Koordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat atau pemanfaatan program bantuan yang tersedia disebut sebagai alternif yang lebih tepat.

“Kami mendorong Dinas Pendidikan Barito Utara untuk memperketat pengawasan dan memastikan seluruh kebijakan di sekolah benar-benar berpihak pada masyarakat kecil, terutama yang kurang mampu,” pungkas H. Taufik Nugraha.

Imbauan ini diharapkan dapat mencegah praktik pungutan tidak sah dan menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif serta empatik di Kabupaten Barito Utara.(jes)