DPRD Barito Utara Dukung Penguatan Edukasi Pangan Sehat untuk Cegah Stunting di Barito Utara

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Wardathun Nur Jamilah
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardathun Nur Jamilah, menyatakan dukungannya terhadap berbagai program edukasi pangan sehat yang dilaksanakan pemerintah daerah sebagai upaya membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Hal tersebut disampaikan Wardathun Nur Jamilah menyusul pelaksanaan kegiatan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Goes To School yang digelar di SDN 1 Kandui, Kecamatan Gunung Timang, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, program edukasi konsumsi pangan sehat sangat penting karena memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak usia dini mengenai pentingnya pola makan yang seimbang serta pemanfaatan pangan lokal yang tersedia di daerah.
“Edukasi tentang konsumsi pangan sehat harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar anak-anak memahami pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman bagi kesehatan,” kata Wardathun Nur Jamilah di Muara Teweh, Rabu (3/6/2026).
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menilai pembiasaan pola makan sehat sejak usia sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di Kabupaten Barito Utara.
Ia menjelaskan bahwa asupan gizi yang baik akan berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kecerdasan, serta kemampuan belajar anak-anak di sekolah.
“Anak yang memperoleh gizi yang cukup dan seimbang akan tumbuh lebih sehat, aktif, dan memiliki kemampuan belajar yang lebih baik. Ini merupakan investasi penting bagi masa depan daerah,” ujarnya.
Wardathun juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama Tim Penggerak PKK yang terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola konsumsi pangan sehat berbasis sumber daya lokal.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, sekolah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung program peningkatan gizi masyarakat dan percepatan penurunan angka stunting.
“Kami di DPRD tentu mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas gizi masyarakat. Pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini melalui edukasi dan pembiasaan pola hidup sehat,” tegasnya.
Selain itu, ia mengajak para orang tua dan tenaga pendidik untuk berperan aktif dalam membentuk kebiasaan makan sehat pada anak-anak dengan membatasi konsumsi makanan instan serta makanan yang mengandung gula, garam, dan lemak berlebihan.
Menurut Wardathun, keberhasilan program B2SA tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan keluarga dan lingkungan sekolah sebagai tempat anak-anak belajar dan bertumbuh.
“Peran orang tua dan guru sangat besar dalam membentuk kebiasaan anak. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan generasi Barito Utara yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” katanya.
Ia berharap kegiatan edukasi pangan sehat seperti B2SA Goes To School dapat terus diperluas ke berbagai sekolah di wilayah Barito Utara agar semakin banyak pelajar yang memahami pentingnya gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal dalam kehidupan sehari-hari.
“Semakin banyak anak yang memahami pola konsumsi pangan sehat, maka semakin besar pula peluang kita untuk mewujudkan generasi unggul yang mampu mendukung pembangunan daerah di masa depan,” pungkasnya.(jes)




Tinggalkan Balasan