DPRD Barito Utara Dorong UMKM Teweh Timur Go Digital demi Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal

Anggota DPRD Barito Utara Jamilah
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara menyatakan komitmennya untuk mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Teweh Timur agar mampu beradaptasi dengan era digital. Hal ini disampaikan menyusul adanya kunjungan kerja Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara ke sentra kerajinan dan produksi makanan setempat.
Anggota DPRD Barito Utara, Jamilah, mengungkapkan bahwa potensi anyaman rotan dan kuliner khas Teweh Timur dinilai sangat prospektif jika dikelola dengan sentuhan teknologi dan pemasaran modern. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam dan kearifan lokal yang dimiliki harus dikemas agar dapat diterima oleh pasar yang lebih luas, baik regional maupun nasional.
“Kami di DPRD melihat potensi besar yang belum tergali maksimal dari sisi pemasaran. Produknya bagus, kualitasnya kuat, tapi jangkauan pasarnya masih terbatas. Ke depan, kita harus dorong UMKM ini untuk go digital. Mulai dari desain produk yang lebih kekinian hingga cara menjualnya melalui platform online,” ujar Jamilah di Muara Teweh, Kamis (5/2/2026).
Jamilah menambahkan, transformasi digital menjadi sebuah keharusan di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Pihaknya akan mengawal agar program-program pemerintah daerah, seperti pelatihan pemasaran digital, fotografi produk, hingga pendampingan legalitas usaha (seperti PIRT dan Halal) dapat menjangkau para perajin dan pelaku usaha di wilayah Teweh Timur.
“Jangan sampai produk bagus tenggelam karena ketinggalan informasi dan teknologi. Sinergi antara DPRD, Pemda, dan TP PKK harus menghasilkan program nyata, misalnya dengan memfasilitasi para pelaku UMKM agar bisa masuk ke marketplace atau e-commerce,” tegasnya.
Lebih lanjut, politisi tersebut menekankan bahwa pengembangan UMKM ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pelestarian budaya. Kerajinan rotan, misalnya, adalah warisan turun-temurun yang harus terus hidup. Dengan inovasi desain dan pemasaran modern, nilai ekonominya akan meningkat sehingga generasi muda pun tertarik untuk melestarikannya.
“Kami optimistis, dengan kolaborasi yang solid dan dorongan untuk melek teknologi, produk anyaman rotan dan makanan lokal Teweh Timur tidak hanya dikenal di Barito Utara, tetapi bisa menjadi ikon kebanggaan Kalimantan Tengah di kancah nasional,” pungkas Jamilah.(jes)




Tinggalkan Balasan