PENJAJAKAN KERJA SAMA DENGAN UNDAP-Dinas Pendidikan Barito Utara melakukan penjajakan kerja sama dengan Universitas Padjadjaran (UNDAP), Senin (12/10/2026).(foto:Disdik Barut)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara menjajaki kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Padjadjaran (Unpad), Jawa Barat, untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara (ASN).

Penjajakan kerja sama yang dilaksanakan pada Senin (12/10/2026) tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.

Kerja sama yang direncanakan mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kompetensi aparatur. Melalui kolaborasi ini, ASN di lingkungan Pemkab Barito Utara diharapkan memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana (S1), magister (S2), doktor (S3), hingga Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), sesuai kebutuhan daerah dan persyaratan masing-masing perguruan tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, mengatakan penjajakan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aparatur agar mampu menjalankan tugas pemerintahan secara profesional dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kualitas SDM membutuhkan dukungan pendidikan yang terarah serta kesempatan pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Rencana kerja sama ini juga mengacu pada Peraturan Bupati Barito Utara Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pemberian Beasiswa Pendidikan dan Penghargaan Pendidikan, yang menjadi salah satu landasan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan SDM di daerah.

Pemilihan ITB dan Unpad turut mempertimbangkan keunggulan akademik masing-masing perguruan tinggi. ITB memiliki kompetensi di bidang sains, teknologi, teknik, informatika, dan perencanaan wilayah. Sementara Unpad memiliki keunggulan di bidang kesehatan, hukum, sosial-humaniora, serta ekonomi dan bisnis.

Kedua perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan SDM Barito Utara, baik dalam bidang teknis maupun administrasi pemerintahan, termasuk peningkatan kapasitas tenaga kesehatan sesuai kebutuhan daerah.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi ASN merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, aparatur pemerintah harus memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar dapat mendukung pelaksanaan program pembangunan secara optimal.

Ia juga menekankan pentingnya menindaklanjuti penjajakan tersebut melalui pembahasan teknis bersama perguruan tinggi, sehingga rencana kerja sama memiliki sasaran yang jelas dan sesuai dengan prioritas pembangunan daerah.

Pembahasan lanjutan nantinya perlu memperhatikan kebutuhan pendidikan, persyaratan akademik, mekanisme administrasi, serta ketersediaan pembiayaan agar program yang direncanakan dapat dilaksanakan secara terukur.

Melalui penjajakan kerja sama dengan ITB dan Unpad, Pemkab Barito Utara berharap dapat memperluas peluang pengembangan pendidikan bagi ASN sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah. (jes)