BIMTEK KEAMANAN PANGAN – Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Simamoraturahman foto bersama peserta Bimtek Keamanan Pangan Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Kesehatan setempat, Kamis (11/6/2026). (Foto:WB)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara terus mendorong peningkatan kualitas dan keamanan produk pangan lokal melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan Tahun 2026 yang diikuti puluhan pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), Kamis (11/6/2026), di Aula Dinas Kesehatan setempat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha pangan agar mampu menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan memenuhi standar yang ditetapkan.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Simamoraturahman, mengatakan bahwa keamanan pangan memiliki peran penting dalam melindungi kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang beredar di pasaran.

Menurutnya, perkembangan usaha pangan rumah tangga di Barito Utara menunjukkan tren yang terus meningkat. Kondisi tersebut menjadi peluang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pengembangan usaha mikro serta kecil di daerah.

“Pertumbuhan usaha pangan harus diiringi dengan pemahaman yang baik mengenai keamanan pangan, sanitasi, higiene, serta penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), sehingga produk yang dihasilkan benar-benar aman untuk dikonsumsi,” ujar Simamoraturahman saat membuka kegiatan.

Ia menegaskan, bimtek tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pembinaan kepada para pelaku usaha agar mampu memenuhi ketentuan keamanan pangan yang berlaku.

Melalui kegiatan itu, peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam proses produksi sehari-hari, mulai dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan produk.

“Produk pangan yang aman dan berkualitas tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga meningkatkan daya saing produk lokal sehingga memiliki peluang lebih besar untuk berkembang di pasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Nurmiati, menjelaskan bahwa bimtek tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha IRTP mengenai prinsip-prinsip keamanan pangan dan penerapan CPPOB.

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pemenuhan persyaratan penerbitan maupun perpanjangan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), sekaligus meningkatkan mutu dan keamanan produk pangan yang beredar di tengah masyarakat.

Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari pelaku usaha IRTP, pemilik maupun penanggung jawab usaha pangan, serta peserta yang akan mengajukan atau memperpanjang SPP-IRT. Narasumber berasal dari Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Melalui pembinaan berkelanjutan seperti ini, pemerintah daerah berharap produk pangan lokal Barito Utara semakin berkualitas, mampu bersaing di pasar yang lebih luas, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.(jes)