Bupati Resmi Sampaikan Pendapat Akhir, Raperda APBD 2026 Masuk Tahap Penetapan

BERITA ACARA PERSETUJUAN-Bupati Barito Utara H. Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felik Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis menandatangani berita acara persetujuan bersama Bupati dan DPRD terkait Raperda tentang APBD tahun 2026 di ruang rapat DPRD, Jumat (28/11/2025).(foto: wartabarito)
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Tahapan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 memasuki fase penting setelah Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T., menyampaikan Pendapat Akhir Kepala Daerah dalam Rapat Paripurna IV Masa Sidang I Tahun 2025, Jumat (28/11/2025).
Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Barito Utara itu dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya. Agenda ini menjadi langkah krusial sebelum Raperda APBD 2026 ditetapkan sebagai Peraturan Daerah.
Dalam penyampaiannya, Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa seluruh proses penyusunan APBD 2026 telah diselesaikan secara sistematis dan berjenjang. Mulai dari penyampaian Nota Keuangan pada 20 November, Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi pada 21 November, Jawaban Pemerintah pada 24 November, hingga pembahasan komprehensif bersama TAPD dan Gabungan Komisi DPRD.
“Kami sangat mengapresiasi saran dan masukan dari seluruh anggota dewan. Pandangan yang disampaikan memberikan penyempurnaan dan memperkuat arah kebijakan anggaran kita,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan empat prioritas pembangunan yang menjadi arah kebijakan pemerintah daerah dalam APBD 2026, yakni:
1. Peningkatan kualitas pelayanan publik.
2. Penguatan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran.
3. Penerapan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran.
4. Peningkatan sinergi antara perangkat daerah dan DPRD dalam percepatan pembangunan.
Ia juga meminta jajaran perangkat daerah segera merumuskan rencana operasional yang terukur agar setiap alokasi anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam pidatonya, Bupati Shalahuddin menekankan bahwa penguatan monitoring dan evaluasi menjadi instrumen utama dalam menjaga jalannya program dan kegiatan tahun 2026.
“Pengawasan yang efektif sangat penting untuk menghindari potensi penyimpangan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola keuangan daerah,” tegasnya.
Bupati turut memberikan penghargaan kepada pimpinan serta anggota DPRD atas kerja sama yang terjalin baik selama proses pembahasan. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada TAPD dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan APBD 2026.
Menurutnya, sinergi antara legislatif dan eksekutif merupakan modal utama untuk membangun Barito Utara yang lebih maju dan berkeadilan.
Dalam penutup pidatonya, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal bersama pelaksanaan APBD 2026 agar hasil pembangunan dapat dirasakan merata oleh masyarakat.
“Mari bersama mengawasi pelaksanaan program dan memastikan setiap kebijakan memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat,” ajaknya.
Rapat ditutup dengan optimisme bahwa APBD 2026 akan menjadi fondasi kuat bagi pembangunan Barito Utara di tahun mendatang. (jes)




Tinggalkan Balasan