PERTEMUAN RUTIN – Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, saat menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada pertemuan rutin IGTKI-PGRI yang digelar di TK Bunda Piara Muara Teweh, Jumat (12/6/2026).(WB: Dok. Diskominfosandi)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, mengajak para guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk terus berinovasi dalam menghadirkan proses belajar yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan pertemuan rutin Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI yang berlangsung di TK Bunda Piara Muara Teweh, Jumat (12/6/2026).

Dalam sambutannya, Hj. Maya Savitri mengapresiasi komitmen IGTKI-PGRI yang secara konsisten menyelenggarakan pertemuan rutin sebagai wadah peningkatan kapasitas dan profesionalisme para pendidik anak usia dini.

Menurutnya, guru PAUD dan TK memegang peran penting dalam membentuk karakter, menumbuhkan kemandirian, serta mengembangkan kemampuan dasar anak yang menjadi bekal pada jenjang pendidikan berikutnya.

“Forum seperti ini sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan, berbagi pengalaman, dan meningkatkan kompetensi para guru. Saya berharap kegiatan ini mampu memperkuat kualitas pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan berorientasi pada kebutuhan anak,” kata Hj. Maya Savitri.

Ia menegaskan bahwa masa usia dini merupakan periode emas dalam tumbuh kembang anak, sehingga proses pembelajaran perlu dirancang secara menarik agar mampu merangsang perkembangan sosial, emosional, kognitif, dan kreativitas anak.

Menurutnya, suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan akan membantu anak lebih mudah menyerap pengetahuan sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Ketika anak merasa bahagia saat belajar, mereka akan lebih percaya diri untuk bereksplorasi dan mengembangkan kreativitasnya. Karena itu, inovasi dalam metode pembelajaran perlu terus dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Endang Kusrini, menjelaskan bahwa pertemuan rutin IGTKI-PGRI merupakan agenda bulanan yang bertujuan mempererat koordinasi sekaligus meningkatkan kompetensi para guru TK.

Ia mengatakan, pada tingkat kabupaten kegiatan tersebut menjadi sarana penyampaian informasi terkait program pemerintah daerah dan dinas terkait, sedangkan di tingkat kecamatan menjadi ruang berbagi pengalaman serta praktik baik pembelajaran yang dilaksanakan secara bergiliran di setiap sekolah.

“Kegiatan ini menjadi media belajar bersama bagi para guru sehingga kualitas layanan pendidikan anak usia dini dapat terus meningkat,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara yang diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan, Hj. Sunarty, memaparkan Program Si Pintar sebagai salah satu program unggulan pemerintah daerah di sektor pendidikan.

Program tersebut terdiri dari Si Pintar Optimal, Si Pintar Juara, dan Si Pintar Peduli yang mencakup bantuan perlengkapan sekolah, penghargaan bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi, serta pemberian beasiswa bagi masyarakat kurang mampu.

“Program Si Pintar merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan mutu pendidikan bagi seluruh masyarakat. Kami berharap program ini mampu melahirkan generasi yang cerdas, berprestasi, dan memiliki daya saing,” ungkap Hj. Sunarty.

Kegiatan turut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara Hj. Sunarty, Ketua IGTKI Kecamatan Teweh Tengah Sri Suryati Wulandari, Ketua Koordinator Wilayah Kecamatan Teweh Tengah, para kepala sekolah, guru TK, serta tenaga pendidik PAUD se-Kecamatan Teweh Tengah.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, Bunda PAUD, dan para pendidik dalam mewujudkan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, inklusif, dan menyenangkan di Kabupaten Barito Utara.(jes)