BUKA MUSRENBANG RKPD TAHUN 2027-Bupati Barito Utara H Shalahuddin membuka secara resmi kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2027 Kabupaten Brito Utara di gedung balai Antang, Kamis (5/3/2026).(foto:WB)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Bupati Kabupaten Barito Utara, H. Shalahuddin, menekankan pentingnya perencanaan program pembangunan yang matang dan berkelanjutan hingga tahun 2029 kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (5/3/2026).

Dalam arahannya, Bupati meminta sejumlah perangkat daerah strategis seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pendidikan untuk menyampaikan secara rinci rencana program pembangunan selama lima tahun ke depan.

Ia menegaskan, seluruh kegiatan pembangunan harus disusun secara sistematis dan diselaraskan dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Barito Utara 2025–2029.

“Saya ingin setiap OPD memiliki gambaran jelas tentang program dan kegiatan yang akan dilaksanakan, baik pembangunan fisik maupun target pembiayaannya sampai akhir masa jabatan pada 2029,” ujar Shalahuddin.

Menurutnya, perencanaan yang terstruktur akan membantu pemerintah daerah memastikan seluruh program dapat berjalan tepat waktu dan tidak menyisakan pekerjaan yang belum selesai pada periode pemerintahan berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung sejumlah proyek infrastruktur strategis yang menjadi perhatian pemerintah daerah, seperti pembangunan Jembatan Tumpung Laung dan Jembatan Lemo yang ditargetkan dapat difungsikan pada 2028, serta pembangunan Jembatan Penyeberangan Lahei yang diharapkan selesai pada 2029.

Ia juga mendorong penggunaan pendekatan perencanaan modern dalam pelaksanaan proyek pembangunan, salah satunya melalui penerapan Building Information Modeling (BIM). Metode tersebut dinilai mampu membantu perencanaan proyek secara lebih detail, mulai dari tahapan pekerjaan, kebutuhan tenaga kerja, penggunaan peralatan, hingga estimasi anggaran.

Selain itu, Bupati meminta perangkat daerah yang menangani bidang keuangan untuk melakukan perhitungan kemampuan fiskal daerah secara cermat agar seluruh program pembangunan dapat direalisasikan secara optimal.

“Saya berharap semua program yang direncanakan dapat diselesaikan dalam masa pemerintahan ini sehingga tidak menjadi beban bagi pemerintahan selanjutnya,” tegasnya.

Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, Bupati Shalahuddin juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Ia menilai peningkatan kualitas layanan rumah sakit harus terus dilakukan agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih maksimal. Di sektor pendidikan, pemerintah daerah juga terus mendorong program pendidikan gratis hingga 16 tahun sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Barito Utara.

Melalui Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini, diharapkan seluruh rencana pembangunan daerah dapat disusun secara lebih terarah, terukur, dan berkesinambungan sesuai dengan arah pembangunan daerah dalam RPJMD 2025–2029.(jes)