WARDATHUN NUR JAMILAH, Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardathun Nur Jamilah, menyampaikan apresiasi terhadap perhatian yang diberikan Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, kepada anak-anak berkebutuhan khusus melalui kunjungan ke Sekolah Khusus Negeri (SKHN) 1 Muara Teweh. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Wardathun mengatakan, kehadiran Bunda PAUD di lingkungan sekolah khusus tidak hanya memberikan motivasi bagi peserta didik, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para guru yang selama ini mengabdikan diri mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Perhatian yang diberikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus merupakan wujud komitmen bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan yang sama tanpa diskriminasi. Ini patut diapresiasi dan terus didukung,” ujarnya di Muara Teweh, Sabtu (13/6/2026).

Ia menegaskan, setiap anak memiliki potensi yang harus dikembangkan sesuai kemampuan masing-masing. Karena itu, dukungan dari pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan mendorong tumbuh kembang anak secara optimal.

Wardathun juga memberikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidik di SKHN 1 Muara Teweh yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam memberikan pendidikan dan pendampingan kepada peserta didik dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan inklusif harus terus menjadi perhatian melalui penyediaan fasilitas yang memadai, penguatan kompetensi tenaga pendidik, serta program pendampingan yang berkesinambungan agar layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus semakin optimal.

“Kita ingin seluruh anak di Kabupaten Barito Utara memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita sesuai potensi yang dimiliki. Dengan kolaborasi semua pihak, saya yakin pendidikan inklusif akan semakin maju,” katanya.

Ia berharap kegiatan kunjungan dan perhatian kepada sekolah khusus dapat terus dilakukan sebagai bentuk dukungan moral bagi anak-anak berkebutuhan khusus sekaligus apresiasi kepada para pendidik yang telah mengabdikan diri di bidang pendidikan khusus.

“Semoga kepedulian seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi untuk bersama-sama mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan memberikan ruang bagi setiap anak untuk berkembang secara optimal,” tutup Wardathun.(jes)