Target Perubahan 6 Bulan: Bupati Barito Utara Soroti Tiga Masalah Krusial Anggaran dan Layanan

APEL PAGI-Bupati Barito Utara H Shalahuddin pimpin apel pagi di halaman kantor bupati, Selasa (13/1/2026).(foto:WB)
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pemerintahan Kabupaten Barito Utara menetapkan target ambisius untuk menunjukkan perbaikan kinerja dalam waktu enam bulan ke depan. Fokus utama tertuju pada percepatan penyerapan anggaran, peningkatan opini audit, dan perbaikan sistem pencegahan korupsi.
Komitmen ini ditegaskan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, saat memimpin apel pagi bersama seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemkab, Selasa (13/1/2026). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Felix Sonadi Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, serta seluruh pimpinan perangkat daerah.
Dalam arahannya, Bupati memaparkan tiga tantangan besar yang harus segera diatasi. Pertama, tingkat penyerapan anggaran daerah yang masih berkisar di 71 persen dinilai belum optimal. Kedua, opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang masih berupa Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Ketiga, Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) yang termasuk terendah di Provinsi Kalimantan Tengah.
“Perubahan harus mulai terlihat dalam tiga bulan, dan hasil nyata harus bisa dipertanggungjawabkan dalam enam bulan ke depan,” tegas H. Shalahuddin.
Untuk mendorong target tersebut, Bupati menekankan pentingnya disiplin, transparansi, dan akuntabilitas, terutama bagi ASN yang menangani bidang fisik dan keuangan. “Tidak ada toleransi terhadap penyimpangan. Masyarakat menunggu hasil kerja kita,” imbuhnya.
Ia juga mengungkapkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Barito Utara tahun ini berada di kisaran Rp3,4 triliun. Untuk mendongkrak perputaran ekonomi, Bupati menargetkan penyerapan anggaran pada periode Februari-Maret dapat mencapai 25-30 persen.
“Evaluasi kinerja akan kami lakukan secara berjenjang untuk memastikan semua perangkat daerah bergerak seirama dengan visi pembangunan,” jelasnya.
Sebagai penutup, Bupati mengajak seluruh ASN memperkuat kolaborasi, saling menghormati, dan menjaga kebersamaan guna mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kendaraan dinas kepada perwakilan instansi vertikal, yakni Dandim 1013 Muara Teweh, Polres Barito Utara, Kejari Barito Utara, dan Kankemenag Muara Teweh.(jes)




Tinggalkan Balasan