PEMBUKAAN SELEKSI CALON PASKIBRAKA-Kepala Badan KesbangPol Barito Utara Rayadi SM mewakili Sekda Drs Muhlis, membuka kegiatan seleksi paskibraka yang digelar di gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu (1/4/2026).(foto:WB)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Barito Utara tahun 2026 resmi dimulai. Kegiatan yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) ini berlangsung sejak 1 hingga 6 April 2026.

Pembukaan seleksi dilaksanakan di Balai Antang Muara Teweh pada Selasa (1/4/2026), diikuti oleh 128 pelajar terbaik yang telah lolos tahap administrasi dari total 169 pendaftar.

Kepala Bakesbangpol Barito Utara, Rayadi SM, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan berjenjang guna menjaring peserta terbaik yang layak mengemban tugas sebagai pengibar bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Seleksi ini bukan hanya melihat kemampuan fisik, tetapi juga mengukur wawasan kebangsaan, intelektual, serta kepribadian peserta. Semua tahapan kami laksanakan secara objektif dan transparan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tahapan seleksi meliputi pemeriksaan kesehatan dan parade pada 1–2 April di Balai Antang. Selanjutnya, peserta mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU), serta tes kepribadian pada 4 April.

Kemudian, uji kesamaptaan dilaksanakan pada 5 April di Stadion Swakarya, dan ditutup dengan seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) pada 6 April di Tiara Batara.

Dari 128 peserta yang mengikuti seleksi, terdiri atas 71 putra dan 57 putri, seluruhnya merupakan siswa-siswi terbaik yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan siap bersaing di setiap tahapan.

Untuk menjamin kualitas penilaian, tim seleksi melibatkan berbagai pihak, antara lain unsur Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Bakesbangpol, Dinas Kesehatan, Diskominfo, serta Disbudparpora. Selain itu, proses seleksi juga didukung personel dari TNI dan Polri.

Rayadi berharap seluruh peserta dapat mengikuti seleksi dengan maksimal serta menjunjung tinggi sportivitas.

“Melalui proses ini, kami ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya terampil dalam baris-berbaris, tetapi juga memiliki disiplin tinggi, integritas, serta semangat nasionalisme yang kuat,” pungkasnya.(jes)