Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Naruk Saritani

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP di Kabupaten Barito Utara mendapatkan sorotan positif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Apresiasi ini menyusul langkah Kepala Dinas Pendidikan, Syahmiludin A Surapat, yang meninjau langsung sejumlah sekolah di Muara Teweh pada Kamis (9/4/2026).

Anggota DPRD Barito Utara, Naruk Saritani, menilai bahwa kehadiran langsung kepala dinas di lokasi ujian bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata pengawasan dan perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan.

“Kami melihat adanya keseriusan dari Dinas Pendidikan. Peninjauan langsung ini memastikan TKA berlangsung tertib, sesuai prosedur, dan yang terpenting, transparan,” ujar Naruk Saritani di Muara Teweh, Jumat (10/4/2026).

Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan yang juga duduk di Komisi I DPRD Barito Utara itu menambahkan bahwa sistem pengawasan silang antar sekolah yang diterapkan dalam TKA tahun ini menjadi nilai tambah. Menurutnya, metode tersebut mampu mengurangi potensi kecurangan dan meningkatkan objektivitas hasil ujian.

“Dengan pengawasan silang, setiap sekolah diawasi oleh guru dari sekolah lain. Ini langkah maju yang patut didukung. Hasil TKA nantinya benar-benar menggambarkan kemampuan akademik siswa, bukan karena faktor teknis di lapangan,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, TKA kali ini diikuti oleh 1.903 siswa yang tersebar di 43 sekolah, terdiri dari 38 sekolah negeri dan 5 sekolah swasta. Lokasi yang dikunjungi langsung oleh Kadisdik antara lain SMPN 1, SMPN 9, SMPN 8, dan SMPN 10 Muara Teweh.

Naruk Saritani berharap pelaksanaan TKA ke depan terus dievaluasi dan ditingkatkan, baik dari sisi teknis maupun kualitas pengawasan, sehingga mampu mencetak lulusan yang kompetitif.

“Kami di DPRD akan terus mendorong agar setiap kebijakan yang pro-mutu pendidikan dapat berkelanjutan. TKA bukan hanya tentang nilai, tapi tentang kesiapan anak-anak kita menuju jenjang pendidikan berikutnya,” tutupnya.(jes)