PERINGATI HKN- Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Pariadi A.R, menyerahkan makanan sehat berupa buah-buahan kepada Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dalam rangka peringati HKN 2025, di halaman kantor Dinkes setempat, Selasa (18/11/2025).(foto: wartabarito)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal itu disampaikan oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara.

Dalam keterangan resminya, Kepala Dinas Kesehatan Pariadi A.R, pemerintah daerah menyampaikan bahwa anggaran untuk pelayanan kesehatan gratis berbasis JKN telah disiapkan untuk tahun 2026, sehingga Barito Utara ditargetkan mencapai Universal Health Coverage (UHC).

“Alhamdulillah, untuk 2026 kita sudah menyiapkan anggaran untuk pelayanan kesehatan gratis khususnya JKN masyarakat Kabupaten Barito Utara. Jadi kita sudah universal health coverage. Artinya, masyarakat itu secara keseluruhan kalau mau berobat, langsung gratis. Asal membawa KTP Barito Utara,” jelas Pariadi.

Pariadi mengungkapkan, pemerintah terus meningkatkan kepesertaan JKN khususnya untuk masyarakat tidak mampu. Dari data yang ada, sekitar 10 persen warga yang masuk kategori kurang mampu telah tercover JKN, sementara sisanya berada dalam segmen Pegawai Negeri Sipil (PNS), karyawan perusahaan, masyarakat umum yang ditanggung perusahaan tempat bekerja.

Ditambahkannya, meski demikian, pemerintah menargetkan bahwa warga yang belum terdaftar JKN akan otomatis di-cover mulai awal 2026 berdasarkan data sebelumnya.

“Kadang masyarakat yang tidak kooperatif atau sulit ditemukan alamatnya menjadi kendala. Tetapi untuk 2026, semua yang belum terdaftar, kita cover dari awal tahun,” ujarnya.

Selain pembiayaan kesehatan, sambungnya, pemerintah juga terus meningkatkan standar fasilitas kesehatan di seluruh kecamatan. Dan saat ini hanya dua puskesmas yang belum memenuhi standar nasional, yaitu Puskesmas Mampuak, Puskesmas Ketapang.

“Puskesmas kita sudah standar, tinggal dua yang belum. Tahun 2026 akan kita ratakan semuanya sesuai standar nasional, dan dipastikan pada tahun 2026, kedua puskesmas tersebut akan disetarakan dengan standar nasional Kementerian Kesehatan,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap bahwa Sumber daya manusia kesehatan semakin merata di seluruh wilayah, Fasilitas layanan kesehatan semakin lengkap dan setara, Masyarakat dapat merasakan manfaat kesehatan gratis tanpa hambatan administrasi.(jes)