Malam Pertama Ramadhan, Bupati Barito Utara Ajak Warga Tadarus Perkuat Iman dan Takwa

TADARUS DI RUJAB- Bupati Barito Utara H Shalahuddin didampingi Sekda Drs Muhlis foto bersama dengan jamaah yang hadir pada acara Tadarus bersama di Rujab bupati, pada Minggu malam (1/3/2026).(WB:Dok Diskominfosandi)
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Mengawali malam pertama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menggelar kegiatan tadarus Al-Qur’an di Rumah Jabatan pada Minggu (1/3/2026) malam. Suasana religius terasa kental setelah rangkaian ibadah buka puasa dan shalat berjamaah dilaksanakan.
Orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan itu menyebutkan bahwa tadarus bersama ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk komitmen pribadi dan pemerintah dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Sudah sepatutnya kita sebagai pemimpin dan masyarakat menjadikan momen ini untuk kembali menyelaraskan diri dengan petunjuk Ilahi. Rumah jabatan ini kami buka sebagai salah satu wadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkap H Shalahuddin.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kekuasaan dan jabatan yang dimiliki seseorang tidak seharusnya membuatnya lalai dari tanggung jawab spiritual. Menurutnya, nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan kasih sayang yang diajarkan dalam Al-Qur’an harus menjadi landasan dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Setiap ayat yang kita baca dan renungkan di malam hari, insya Allah akan menjadi penerang dalam kita bekerja di siang hari. Saya mengajak seluruh aparatur sipil negara dan masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, bukan hanya dibaca namun juga diamalkan,” pesannya.
Kepada seluruh masyarakat Barito Utara yang akrab disapa Pahari, Bupati juga mengimbau agar menyambut malam-malam Ramadhan berikutnya dengan semangat ibadah yang semakin meningkat.
“Jangan sia-siakan kesempatan meraih pahala berlipat ganda di bulan yang mulia ini. Mari kita ramaikan masjid, musala, dan rumah-rumah kita dengan lantunan ayat suci,” imbuhnya.
Tadarus yang berlangsung hingga menjelang waktu istirahat tersebut diikuti oleh sejumlah pejabat daerah serta keluarga besar Rumah Jabatan Bupati. Lantunan ayat suci yang dibaca dengan tartil menciptakan atmosfer penuh kedamaian di malam pertama bulan penuh ampunan. (jes)




Tinggalkan Balasan