KUNJUNGI ANAK HIDROSEFALUS-Usai pimpin apel Bupati Barito Utara H Shalahuddin didampingi Wabup Felix Sonadie Y Tingan mengunjungi pasien anak Hidrosefalus di Lantai 2 RSUD Muara Teweh, Senin (9/2/2026).(foto:WB)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam mempercepat akses layanan kesehatan berkelanjutan bagi pasien dengan kondisi khusus. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan langsung Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, dan Wakil Bupati Felix SY. Tingan, ke Ruang Mawar Lantai 2 RSUD Muara Teweh, Senin (9/2/2026), untuk menjenguk bayi penderita hidrosefalus, Siti Halwatu Nahla.

Bayi berusia beberapa bulan asal Desa Sikan, Kecamatan Montallat, tersebut dirawat intensif sejak 8 Februari 2026. Dalam kunjungan yang dihadiri pula oleh Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD, serta sejumlah dokter spesialis, Bupati H. Shalahuddin secara khusus memberikan perhatian dan nama tambahan “Siti” sebagai bentuk doa dan dukungan moril.

Yang menjadi sorotan utama dalam kunjungan ini adalah instruksi tegas Bupati untuk memastikan proses rujukan lanjutan. “Saya minta pihak Dinas Kesehatan dan RSUD Muara Teweh memberikan pelayanan yang maksimal. Apabila diperlukan, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit yang mampu menangani secara optimal, baik ke Banjarmasin maupun ke rumah sakit rujukan di Pulau Jawa,” tegas H. Shalahuddin. Pernyataan ini menegaskan langkah konkret pemda dalam menangani kasus yang membutuhkan fasilitas kesehatan tingkat lanjut.

Ibu bayi, Selvi Herlina, tidak menyembunyikan rasa harunya atas perhatian langsung dari pimpinan daerah. “Kepedulian dan dukungan ini sangat berarti. Kami berharap anak kami, Siti Halwatu Nahla, dapat segera mendapatkan penanganan terbaik dan diberikan kesembuhan,” ungkapnya. Dukungan ini diakui memberikan suntikan semangat bagi keluarga yang sedang menghadapi ujian berat.

Hidrosefalus adalah kondisi serius akibat penumpukan cairan otak yang memerlukan penanganan medis khusus dan berkelanjutan. Kunjungan kerja ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk monitoring dan dorongan bagi percepatan sistem rujukan kesehatan di Barito Utara, demi keselamatan warga.(jes)