HADIRI GROUNDBREAKING CEREMONY – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara H. Taufik Nugraha bersama Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj Nety Herawati menghadiri Groundbreaking Ceremony pembangunan penataan kawasan permukiman kumuh di RT 04 Kelurahan Lanjas, Muara Teweh, Rabu (1/7/2026). (WB: Ist)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Hj Nety Herawati, menegaskan bahwa pembangunan penataan kawasan permukiman kumuh di RT 04, RT 05, dan RT 06 Kelurahan Lanjas harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi kualitas lingkungan maupun peningkatan kesejahteraan ekonomi warga.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Groundbreaking Ceremony pembangunan kawasan sekaligus penyerahan sertifikat tanah relokasi kepada masyarakat terdampak yang dilaksanakan di RT 04 Kelurahan Lanjas, Muara Teweh, Rabu (1/7/2026).

Menurut Nety, proyek yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) merupakan langkah positif dalam mewujudkan kawasan permukiman yang lebih tertata, sehat, dan memiliki daya tarik sebagai bagian dari pengembangan kawasan perkotaan.

Ia menilai, pembangunan infrastruktur seperti pelebaran jalan, penataan lingkungan, penyediaan ruang publik, hingga pengembangan konsep Waterfront City (WFC) akan membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Penataan kawasan ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui akses yang lebih baik dan kawasan yang lebih representatif,” ujar politisi Partai NasDem tersebut.

Selain pembangunan fisik, Nety juga memberikan apresiasi atas penyerahan sertifikat tanah relokasi kepada warga terdampak. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum terhadap hak kepemilikan masyarakat di tengah proses pembangunan.

“Pembangunan harus tetap memperhatikan hak-hak masyarakat. Penyerahan sertifikat tanah ini merupakan bentuk perlindungan dan kepastian hukum yang patut diapresiasi,” katanya.

Sebagai Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Nety memastikan pihaknya akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

Ia juga berharap seluruh proses pembangunan dilaksanakan secara terbuka dan melibatkan masyarakat sehingga hasilnya benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.

“DPRD akan terus mengawal pelaksanaan pembangunan ini agar anggaran yang digunakan tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Nety optimistis kawasan tepian Sungai Barito yang ditata melalui konsep Waterfront City nantinya akan menjadi salah satu ikon baru Muara Teweh sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Barito Utara.(jes)