Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara Hj. Nety Herawati

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pemanfaatan optimal teknologi di ruang kelas menjadi fokus perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara. Menyusul sosialisasi penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) Merah Putih, Ketua Komisi I DPRD setempat, Hj. Nety Herawati, menekankan bahwa kesiapan guru merupakan faktor penentu utama.

“Perangkat canggih sudah ada. Tantangan sekaligus kunci keberhasilan sekarang ada pada kapasitas guru untuk mengoperasikan dan mengintegrasikannya dalam pembelajaran,” ujar Hj. Nety Herawati saat ditemui di Muara Teweh, Kamis (15/1/2026).

Sosialisasi yang digelar Dinas Pendidikan Barito Utara di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh pada Rabu (14/1/2026) tersebut dinilai sebagai langkah tepat. Menurut Nety, pelatihan berkelanjutan bagi para pendidik mutlak diperlukan agar bantuan teknologi dari pemerintah pusat tidak sekadar menjadi alat pajangan di sekolah.

“Guru-guru yang telah dilatih harus menjadi agen perubahan di sekolahnya. Mereka diharapkan bisa menularkan ilmunya kepada rekan sejawat, sehingga dampak digitalisasi bisa merata ke seluruh ujung kabupaten,” tegasnya.

Selain aspek peningkatan kompetensi guru, politisi tersebut juga menyoroti nilai strategis dari pilihan produk dalam negeri. Pengadaan IFP Merah Putih, menurutnya, tidak hanya memodernisasi sekolah tetapi juga merefleksikan komitmen untuk mendukung kemandirian teknologi nasional.

“Kami apresiasi penggunaan produk Merah Putih. Ini bukti nyata dukungan pada industri dalam negeri dan upaya membangun kemandirian di sektor pendidikan,” imbuhnya.

Komisi I DPRD Barito Utara menyatakan komitmen penuh untuk mendukung program peningkatan mutu pendidikan melalui digitalisasi. Dukungan tersebut diwujudkan dengan mendorong Dinas Pendidikan agar melakukan pendampingan dan pengawasan berkelanjutan, sehingga perangkat teknologi dapat terawat dan digunakan sesuai tujuannya.

“Target akhir kita sama: menciptakan generasi Barito Utara yang tidak hanya cerdas dan berkarakter, tetapi juga melek teknologi dan siap bersaing di masa depan,” pungkas Hj. Nety Herawati. (jes)