Bupati Shalahuddin: Evaluasi 100 Hari Jadi Pijakan Percepat Program dan Perkuat Kinerja OPD

PIMPIN RAPAT EVALUASI-Bupati Barito Utara H Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Muhlis saat pimpin rapat evaluasi100 Hari Program Kerja Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara yang dilaksanakan di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu (11/2/2026).(WB:Dok Diskominfosandi)
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa evaluasi 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang penting untuk mengukur efektivitas program, memperbaiki kekurangan, serta memperkuat kinerja pemerintahan agar pembangunan berjalan lebih tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Shalahuddin dalam kegiatan Evaluasi 100 Hari Program Kerja Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu (11/2/2026).
Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, Direktur RSUD Muara Teweh, jajaran Perusda dan PDAM, para camat se-Barito Utara, kepala bagian Setda, insan pers, serta seluruh undangan yang hadir.
Menurutnya, perubahan tidak selalu diawali dengan langkah besar, namun bisa dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten dan bertanggung jawab.
“Melalui trilogi bekerja keras, bergerak cepat, dan bertindak tepat, kita berupaya menghadirkan perubahan yang mulai terlihat dalam 100 hari program kerja ini,” kata Shalahuddin.
Ia menjelaskan, evaluasi ini menjadi sarana refleksi sekaligus koreksi agar pelaksanaan program ke depan semakin terarah dalam mendukung visi Kabupaten Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan, termasuk dalam realisasi 11 program unggulan dan 12 program prioritas.
Bupati menekankan, pelaksanaan program harus terintegrasi, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah memperkuat sinergi dan meningkatkan koordinasi, agar setiap program dapat dijalankan lebih efektif.
“Saya meminta seluruh perangkat daerah menjadikan 11 program unggulan dan 12 program prioritas sebagai pedoman kerja bersama,” tegasnya.
Dalam 100 hari kerja, Bupati memaparkan sejumlah program yang telah berjalan dan mulai dirasakan masyarakat, di antaranya masuknya aliran listrik ke wilayah terpencil, penyaluran bantuan perlengkapan sekolah, progres pembangunan Jembatan Sikan, Lemo, dan Lahei, penyaluran bantuan alat berat dan kendaraan, hingga penyediaan alat kesehatan.
Selain itu, pemerintah daerah juga mencatat percepatan pembangunan infrastruktur dasar, seperti perbaikan dan peningkatan jalan, pengembangan jaringan air bersih, serta penyediaan listrik di desa-desa yang sebelumnya belum terjangkau.
Di sektor layanan publik, upaya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan terus dilakukan melalui bantuan perlengkapan sekolah, penyediaan alat kesehatan, serta penguatan layanan dasar masyarakat. Pemerintah daerah juga mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM, sektor pertanian, dan pariwisata.
Meski begitu, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus segera dibenahi, seperti rendahnya penyerapan anggaran, perlunya peningkatan koordinasi antar OPD, serta hambatan dalam percepatan realisasi program di lapangan.
“Evaluasi ini menjadi momentum untuk memperbaiki kinerja, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan akuntabilitas. Dengan kerja sama yang solid, saya yakin seluruh program akan berjalan lebih baik,” ujarnya.
Menutup kegiatan tersebut, Bupati Shalahuddin mengajak masyarakat Barito Utara untuk ikut berpartisipasi melalui masukan, kritik, dan saran yang membangun, agar program pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat.(jes)




Tinggalkan Balasan