APEL GABUNGAN-Bupati Barito Utara H Shalahuddin saat pimpin apel gabungan di lingkup Pemkab Barito Utara, Senin (20/5/2026) di halaman kantor bupati. (foto:WB)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H Shalahuddin memimpin apel gabungan di lingkup Pemerintah Kabupaten setempat, Senin (20/5/2026) di halaman kantor bupati. Dalam amanatnya, ia mengevaluasi capaian indeks pencegahan korupsi daerah yang selama tujuh tahun terakhir masih menjadikan kabupaten/kota di Kalimantan Tengah berada di posisi terbawah.

“Ini penilaian yang kurang baik. Mari kita identifikasi indikator lemah, lalu perkuat bersama,” tegasnya di hadapan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bupati menargetkan akhir tahun ini posisi daerah di Kalteng bisa naik ke lima besar, bahkan optimistis menembus tiga besar. Tak hanya soal antikorupsi, penghargaan Adipura yang belum pernah diraih juga menjadi fokus. Targetnya, dalam dua hingga tiga tahun ke depan Barito Utara mampu meraihnya melalui kerja sama lintas perangkat daerah.

“Kita tidak bisa kerja biasa-biasa saja. Minimal masuk sepuluh besar nasional,” ujarnya.

Tiga hal utama ditekankan kepada seluruh ASN: disiplin, kerja keras, dan semangat menggelora. Keberhasilan pembangunan daerah dinilai hanya mungkin jika seluruh jajaran memiliki komitmen dan kualitas kerja tinggi.

Bupati juga mengingatkan sejumlah program prioritas, baik dari provinsi (Kartu Rumah Betang, pasar murah dan pasar penyeimbang) maupun nasional (makan bergizi gratis, koperasi Merah Putih, ketahanan pangan, dan penanganan stunting).

Saat ini, berdasarkan data statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Barito Utara berada di peringkat kelima sebagai daerah termaju. Bupati menargetkan peningkatan ke tiga besar bahkan dua besar dalam beberapa tahun ke depan.

“Dengan kerja keras dan kebersamaan, Barito Utara akan menjadi salah satu kabupaten terbaik di Kalteng,” katanya.

Apel ditutup dengan ajakan menjaga kekompakan serta doa bersama agar diberikan kesehatan dan kemudahan dalam bertugas demi kemajuan daerah.(jes)