BAGIKAN MASKER-Caritas Santa Maria De La Salette Muara Teweh bagikan masker kepada marga masyarakat Muara Teweh, Jumat (25/9/2026).(foto:WB)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Caritas Keuskupan Palangka Raya melalui Caritas Gereja Katolik Paroki Santa Maria De La Salette Muara Teweh menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menggelar aksi pembagian masker.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di Jalan Ahmad Yani, seputaran Bundaran Buah, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Jumat (25/9/2026).

Koordinator Caritas Gereja Katolik Paroki Santa Maria De La Salette Muara Teweh, Upu Isa Andrau, mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang tetap harus beraktivitas di tengah kondisi kabut asap.

“Kami melihat kondisi kabut asap yang cukup mengganggu masyarakat. Karena itu, kami dari Caritas berinisiatif untuk membagikan masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap kesehatan warga,” ujar Upu Isa Andrau, yang akrab disapa Geger.

Menurutnya, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap. Penggunaan masker, kata dia, menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu mengurangi paparan asap dan debu yang terhirup.

“Kami berharap masker ini bisa membantu masyarakat, terutama mereka yang harus beraktivitas di luar rumah. Memang yang kami lakukan sederhana, tetapi kami ingin hadir dan berbagi kepedulian dengan masyarakat dalam situasi seperti sekarang,” katanya.

Upu juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap bahaya Karhutla.

“Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita sama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan kegiatan yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” tegasnya.

Ia berharap kondisi kabut asap di wilayah Barito Utara dapat segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman dan kualitas udara kembali normal.

“Kita tentu berharap kabut asap ini segera berakhir. Yang paling penting adalah keselamatan dan kesehatan masyarakat. Mari kita saling peduli dan bersama-sama menghadapi kondisi ini,” pungkas Upu.

Aksi pembagian masker tersebut juga didukung oleh Ketua Dewan Paroki Christian Hadinata Yandeng, yang juga menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial gereja dan Caritas Paroki Santa Maria De La Salette Muara Teweh terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat Karhutla di Kabupaten Barito Utara.(jes)