Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Patih Herman AB

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi minimnya tenaga kesehatan di sejumlah Puskesmas Pembantu (Pustu) yang berada di wilayah pedalaman dan desa terpencil.

Permintaan tersebut disampaikan Patih Herman AB setelah mengikuti rapat dengar pendapat bersama Dinas Kesehatan dan pihak RSUD Muara Teweh di Gedung DPRD Barito Utara, Senin (25/5/2026).

Menurut legislator Partai Demokrat yang akrab disapa Atink itu, keberadaan tenaga kesehatan di tingkat desa sangat penting guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dasar secara optimal.

“Jangan sampai masyarakat di desa kesulitan memperoleh layanan kesehatan hanya karena tidak adanya petugas di Pustu. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” kata Patih Herman AB.

Ia menilai, masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil masih sangat bergantung pada fasilitas kesehatan terdekat, terutama untuk pelayanan dasar dan penanganan awal sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih besar.

Karena itu, ia meminta Dinas Kesehatan melakukan pendataan dan evaluasi terhadap kondisi seluruh Pustu di Barito Utara, khususnya terkait ketersediaan tenaga medis maupun tenaga kesehatan lainnya.

Selain penempatan tenaga kesehatan, Atink juga mendorong pemerintah daerah agar meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan desa melalui dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

“Pemerataan pelayanan kesehatan harus benar-benar dirasakan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di desa terpencil. Kehadiran tenaga kesehatan menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil kebijakan konkret agar seluruh Pustu di wilayah Barito Utara dapat berfungsi maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.(jes)