PELATIHAN PEMBELAJARAN-Medco Energi Bangkanai bersama Medco Foundation menggelar kegiatan pelatihan penguatan kapasitas pendidikan dalam menghadapi era digital, di aula Kecamatan Lahei, Rabu (6/5/2026).(WB:Ist)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Upaya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Barito Utara terus diperkuat melalui pengembangan kompetensi tenaga pendidik di era digital. Salah satunya diwujudkan melalui pelatihan pembelajaran mendalam berbasis teknologi digital yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Lahei, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Mei 2026 tersebut merupakan kolaborasi antara Medco Energi Bangkanai bersama Medco Foundation sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.

Pelatihan dibuka oleh Sekretaris Kecamatan Lahei, Harmundi, dan turut dihadiri mantan Camat Lahei, Anwar Sadat. Sebanyak 30 guru dari enam sekolah di Kecamatan Lahei dan Lahei Barat mengikuti kegiatan tersebut.

Sekolah peserta meliputi SDN 1 Muara Pari, SDN 1 Karendan, SDN 1 Haragandang, SDN 1 Luwe Hulu, SDN 1 Rahaden, serta SMP Yayasan Pendidikan Bangkanai.

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, melalui Bidang Dikdas Dinas Pendidikan Barito Utara, Nurmaulida mengatakan bahwa penguasaan metode pembelajaran berbasis digital menjadi kebutuhan penting bagi para guru di tengah perkembangan teknologi saat ini.

Menurutnya, tenaga pendidik tidak hanya dituntut mampu menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga harus mampu menghadirkan proses belajar yang lebih mendalam, kreatif, dan interaktif dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Pelatihan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kemampuan guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa di era digital,” ujar Nurmaulida.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Medco Energi Bangkanai dan Medco Foundation yang telah mendukung peningkatan kapasitas guru di wilayah Barito Utara.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan di sekolah masing-masing sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan inovatif,” tambahnya.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi mengenai penerapan digital deep learning, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, hingga pengembangan inovasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Salah satu peserta, Yuliati, guru SDN 1 Haragandang, mengaku pelatihan tersebut memberikan banyak manfaat bagi guru, terutama dalam memahami penerapan pembelajaran digital secara praktis.

“Materi yang diberikan sangat membantu kami untuk memahami bagaimana menerapkan digital deep learning secara tepat dalam kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.

Selain materi pendidikan, peserta juga memperoleh wawasan tambahan mengenai industri hulu minyak dan gas bumi yang disampaikan Supervisor PA & Security Medco Energi Bangkanai Ltd, Asep Ahmad.

Asep mengatakan pengenalan sektor energi kepada guru diharapkan dapat menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual di sekolah sehingga siswa memiliki wawasan lebih luas terkait dunia industri dan energi.

“Kami berharap pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman guru terhadap pembelajaran digital sekaligus menambah wawasan mengenai sektor energi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran,” katanya.

Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu menciptakan metode pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan sesuai dengan tantangan perkembangan teknologi di dunia pendidikan.(jes)