Warga Barut Diminta Tak Gampang Tergiur Iming-Iming Hadiah Mengatasnamakan Pejabat

Kepala Diskominfosandi Barito Utara, H Mochammad Ikhsan
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Maraknya modus penipuan digital yang menyasar warga dengan mengatasnamakan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran hadiah atau bantuan uang yang mengatasnamakan pejabat daerah.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Barito Utara, H. Mochammad Ikhsan, mengungkapkan bahwa para pelaku penipuan saat ini aktif menggunakan akun media sosial palsu di Facebook dan nomor WhatsApp untuk melancarkan aksinya. Mereka mencatut nama dan foto Bupati agar terlihat meyakinkan di mata korban.
“Modus operandinya klasik namun terus berulang. Pelaku menawarkan hadiah, donasi, atau bantuan sosial sejumlah uang. Ini jelas merupakan upaya penipuan. Jangan pernah percaya dan jangan pernah ditanggapi,” tegas Ikhsan di Muara Teweh, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, para pelaku biasanya akan membangun komunikasi secara persuasif. Setelah korban terpancing, mereka kemudian akan meminta sejumlah uang sebagai biaya administrasi, pajak, atau transfer balik untuk bisa mencairkan “hadiah” tersebut.
Pemerintah Kabupaten melalui Diskominfosandi menekankan bahwa pejabat negara tidak akan pernah meminta data pribadi sensitif, apalagi meminta transfer uang kepada masyarakat melalui pesan pribadi.
“Kami minta masyarakat untuk selalu kritis. Jika ada nomor tidak dikenal mengaku sebagai pejabat dan mengarah pada permintaan data atau uang, bisa dipastikan itu adalah penipuan. Segera konfirmasi kebenarannya ke kanal-kanal resmi Pemkab Barut,” imbuhnya.
Sebagai langkah antisipasi, Diskominfosandi juga mendorong partisipasi aktif warga untuk melaporkan setiap akun atau nomor telepon mencurigakan yang ditemukan. Dengan pelaporan dari masyarakat, pihak berwenang dapat segera mengambil tindakan untuk memb lokir akses pelaku.
“Kejahatan siber ini terus berkembang. Kesadaran dan kewaspadaan bersama adalah tameng utama kita. Mari kita lindungi diri dan keluarga dari bujuk rayu penipuan yang hanya akan merugikan kita sendiri,” pungkas Ikhsan. (jes)




Tinggalkan Balasan