Bappedarida Barito Utara Matangkan RKPD 2027 Lewat Forum Perangkat Daerah

FPD TAHUN 2027-Plt Kepala Bappedarida Barito Utara H Yaser Arapat menyampaikan laporan kegiatan FPD dan Pembahasan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Barito Utara Tahun 2027, Jumat (13/2/2026), di Aula Bappedarida setempat.(foto:WB)
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bappedarida) menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) sekaligus pembahasan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Barito Utara Tahun 2027, Jumat (13/2/2026), di Aula Bappedarida Muara Teweh.
Forum ini diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Barito Utara. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam tahapan penyusunan perencanaan pembangunan daerah, terutama untuk menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah dengan hasil Musrenbang kecamatan.
Plt Kepala Bappedarida Barito Utara, H. Yaser Arapat, mengatakan forum perangkat daerah memiliki peran strategis dalam memastikan program pembangunan yang dirumuskan benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat serta sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah.
“Forum ini menjadi ruang sinkronisasi, penajaman, dan penyepakatan program prioritas. Termasuk penyesuaian pendanaan sesuai pagu indikatif, sehingga perencanaan 2027 diharapkan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran,” ujar Yaser Arapat.
Ia menjelaskan, forum juga difokuskan untuk melakukan pembahasan dan penyempurnaan rancangan awal RKPD agar dokumen yang dihasilkan lebih komprehensif, memiliki dasar regulasi yang jelas, serta memuat kerangka anggaran perangkat daerah secara terukur.
Mengacu pada Pasal 84 ayat (3) Permendagri Nomor 86 Tahun 2019, forum ini ditargetkan menghasilkan beberapa dokumen penting, di antaranya berita acara hasil forum perangkat daerah/lintas perangkat daerah pada setiap bidang, penyempurnaan rancangan awal Renja perangkat daerah menjadi rancangan Renja 2027, serta penyempurnaan rancangan awal RKPD menjadi rancangan RKPD 2027.
Selain itu, perangkat daerah juga diarahkan menyusun program dan kegiatan berdasarkan prioritas masing-masing dengan kejelasan sumber pendanaan, baik melalui APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten, maupun sumber pendanaan lainnya. Termasuk penegasan lokasi kegiatan hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.
Rangkaian kegiatan diawali pembukaan dan arahan dari Bupati Barito Utara, kemudian dilanjutkan sidang kelompok yang dibagi menjadi empat bidang, yakni: bidang umum dan tata kelola pemerintahan, bidang fisik dan prasarana, bidang sosial dan budaya, serta bidang ekonomi.
Karena bertepatan dengan hari Jumat, pelaksanaan forum dijadwalkan berlangsung efektif dan ditutup pada pukul 10.45 WIB, ditandai penyerahan berita acara hasil sidang kelompok serta arahan dan penutupan oleh Wakil Bupati Barito Utara.
Melalui forum tersebut, Pemkab Barito Utara berharap perencanaan pembangunan tahun 2027 dapat semakin terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan serta aspirasi masyarakat secara optimal.(jes)




Tinggalkan Balasan