DKPP dan BPN Gelar Operasi Pasar, Kawal Harga & Mutu Pangan Jelang Ramadhan

OPERASI PASAR-Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Barito Utara bersama Badan Pangan Nasional (BPN) melaksanakan kegiatan operasi pasar pada pasar tradisional dalam kota Muara Teweh, Sabtu (7/2/2026).(WB:Dok Dinas KPP)
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) bersama Badan Pangan Nasional (BPN) menggelar operasi pengawasan terpadu. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) ini difokuskan untuk mengawal stabilitas harga dan keamanan mutu sejumlah komoditas pangan pokok di wilayah Muara Teweh.
Operasi pasar menyasar titik-titik distribusi dan penjualan utama, termasuk Pasar Pendopo, distributor besar, serta ritel modern dan lokal. Tim gabungan melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok, label harga, kondisi penyimpanan, dan kelayakan konsumsi bahan pangan.
Kepala DKPP Kabupaten Barito Utara, H. Siswandoyo, menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan bentuk antisipasi dini. “Kami tidak ingin ada gejolak harga atau peredaran barang yang tidak memenuhi syarat, terutama pada bulan Ramadhan yang permintaannya meningkat. Operasi ini untuk melindungi daya beli dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Komoditas yang menjadi perhatian utama antara lain beras, minyak goreng, gula, serta bahan pangan hewani seperti daging dan telur. Siswandoyo juga mengingatkan seluruh pelaku usaha untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban pasar. “Kepatuhan pada aturan harga eceran tertinggi (HET) dan jaminan mutu adalah kunci kenyamanan beribadah masyarakat,” tambahnya.
Kolaborasi dalam operasi ini melibatkan banyak pihak, mencakup BPN, DKPP, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin), Dinas Pertanian (Distan), Perum Bulog, serta Kepolisian Resor (Polres) Barito Utara. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan pengawasan yang lebih komprehensif dan efektif.
Dengan langkah proaktif ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen menciptakan ekosistem pangan yang aman, terjangkau, dan stabil. Harapannya, seluruh masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa dibebani kekhawatiran akan harga dan kualitas pangan yang dikonsumsi sehari-hari.(jes)




Tinggalkan Balasan