DPRD Barito Utara Apresiasi Kebijakan Peningkatan Insentif Penjaga Adat, Dukung Komitmen Bupati-Wakil Bupati

Anggota DPRD Barito Utara Suhendra
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Kebijakan Pemerintah Kabupaten Barito Utara di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Shalahuddin-Felix Sonadie, yang berhasil merealisasikan peningkatan insentif bagi Damang dan Mantir Adat dalam 100 hari pertama kerja, mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.
Anggota DPRD Barito Utara, Suhendra, menyatakan dukungannya terhadap langkah konkret yang telah diambil melalui APBD Perubahan Tahun 2025 tersebut. Menurutnya, kebijakan ini bukan hanya wujud nyata janji politik, tetapi juga investasi sosial-budaya yang strategis untuk ketahanan masyarakat.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati. Langkah ini sangat tepat dan berdampak langsung. Para penjaga adat, Damang dan Mantir, adalah ujung tombak dalam menjaga kearifan lokal, menyelesaikan konflik, dan merawat harmoni di tingkat akar rumput. Meningkatkan kesejahteraan mereka berarti memperkuat fondasi sosial budaya kita,” ujar Suhendra, Rabu (7/1/2026).
Suhendra menilai, alokasi tambahan insentif yang signifikan, dari total Rp100 ribu menjadi Rp500 ribu per bulan untuk Mantir Adat, dan dari Rp1,35 juta menjadi Rp2 juta untuk Damang, menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan penghargaan yang layak atas peran strategis para pemangku adat.
“Ini bentuk penghargaan yang nyata, bukan sekadar simbolis. Dengan peningkatan ini, diharapkan para penjaga adat dapat lebih fokus dan bersemangat dalam menjalankan tugas-tugas adat dan sosial kemasyarakatan,” tambahnya.
Lebih lanjut, politisi yang aktif menyuarakan isu pemerintahan desa ini juga mendukung rencana perluasan perhatian kepada perangkat desa lain, seperti peningkatan insentif untuk BPD serta Ketua RT dan RW yang telah disiapkan untuk APBD 2026.
“Saya mendukung penuh rencana ke depan ini. Memperkuat seluruh struktur pemerintahan dan kemasyarakatan di desa, dari level adat hingga ke RT/RW, adalah kunci membangun Barito Utara dari bawah. Kebijakan berkesinambungan seperti ini yang kita harapkan,” papar Suhendra.
Dukungan dari legislator Fraksi PKB ini memperkuat legitimasi dan optimisme terhadap program prioritas kepala daerah. Komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dianggap sebagai modal penting untuk melanjutkan berbagai program pembangunan yang berbasis komunitas dan akar budaya di Kabupaten Barito Utara ke depannya.(jes)




Tinggalkan Balasan