PESERTA PELATIHAN-Para peserta pelatihan Operator Alat Berat Excavator dan Dump Truck foto bersama usai pembukaan dan siap mengikuti pelatihan LPK Kuat Perkasa Abadi, Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Jumat (23/1/2026).(foto:WB)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop UKM) secara resmi meluncurkan program pelatihan operator alat berat angkatan 2026. Program yang dijalankan oleh UPT Balai Latihan Kerja (BLK) ini bertujuan menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang kompeten dan siap bersaing di sektor infrastruktur dan pertambangan.

Pelatihan yang dibuka secara resmi pada Jumat (23/01/2026) di Muara Teweh ini diikuti oleh 32 pencari kerja asli Barito Utara. Mereka akan dibagi dalam dua kelas spesialisasi, yaitu operator excavator dan operator dump truck, masing-masing diisi 16 peserta.

Kepala UPT BLK Disnakertranskop UKM Kabupaten Barito Utara, Akurnadi, menekankan bahwa pelatihan ini dirancang komprehensif. “Kami tidak hanya fokus pada keterampilan teknis mengoperasikan alat berat. Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), etika, serta sikap profesional menjadi porsi penting dalam kurikulum,” jelas Akurnadi.

Para peserta akan menjalani pelatihan intensif selama 20 hari di LPK Kuat Perkasa Abadi di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Materi yang diberikan mencakup pengenalan alat, teknik operasi yang aman, hingga praktik lapangan langsung.

Sebagai bentuk perlindungan sejak dini, setiap peserta juga telah mendapatkan kartu BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan secara simbolis dalam acara pembukaan. Kerja sama antara LPK, Disnakertranskop, dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Teweh ini diharapkan memberikan jaminan sosial bagi para calon tenaga kerja terampil.

Timotius Kuat Priyanto, pimpinan LPK mitra pelatihan, menyatakan komitmennya untuk memberikan pelatihan berkualitas dengan instruktur berpengalaman. Ia mendorong peserta untuk serius menimba ilmu. “Kesempatan ini sangat berharga. Jadikan bekal ini untuk membangun karier dan masa depan yang lebih baik,” ucap Timotius.

Program pelatihan operator alat berat ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. Pada tahun 2026, Disnakertranskop juga telah menyiapkan berbagai program pelatihan lain, seperti las, bubut, kelistrikan, mekanik motor, menjahit, hingga operator komputer, untuk menjawab kebutuhan beragam sektor usaha.(jes)