Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, Naruk Saritani, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada masyarakat di daerah pemilihannya (Dapil), khususnya Kecamatan Gunung Timang dan wilayah sekitarnya yang memiliki kawasan lahan dan vegetasi yang rawan terbakar ketika kondisi cuaca panas dan kering.

Naruk mengatakan, musim kemarau perlu diantisipasi bersama karena kondisi lahan yang kering dapat membuat api lebih cepat menyebar apabila terjadi kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Gunung Timang dan sekitarnya, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Jangan melakukan kegiatan yang dapat memicu munculnya api, terutama pembakaran saat membersihkan maupun membuka lahan,” ujar Naruk Saritani, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas pemadam kebakaran, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat. Kesadaran untuk tidak membakar lahan secara sembarangan menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Naruk juga meminta masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar kawasan perkebunan, ladang maupun lahan terbuka agar tidak meninggalkan sumber api atau bara yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kalau memang ada kegiatan membersihkan lahan, sebaiknya dilakukan dengan cara yang aman. Jangan mengambil risiko dengan membakar, apalagi saat kondisi lahan sangat kering. Api yang awalnya kecil bisa cepat membesar dan sulit dikendalikan,” katanya.

Selain pencegahan, Naruk meminta masyarakat segera melaporkan kepada pemerintah desa, aparat maupun petugas terkait apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran.

Menurutnya, laporan sedini mungkin sangat penting agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat sebelum api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Ia berharap masyarakat di Kecamatan Gunung Timang dan wilayah sekitarnya dapat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan karhutla dengan menjaga lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar.

“Kita tentu tidak ingin kebakaran terjadi dan berdampak terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat. Karena itu, mari bersama-sama menjaga wilayah kita. Pencegahan harus dilakukan sejak awal dan masyarakat menjadi garda terdepan dalam mencegah karhutla,” pungkas Naruk.(jes)