RAPAT PARIPURNA II-Bupati H Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, dan Sekda Muhlis menghadiri rapat paripurna II masa sidang II di gedung DPRD setempat, Selasa (14/7/2026).(foto:WB)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai menyusun arah kebijakan pembangunan dan penganggaran Tahun Anggaran 2027 dengan menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan berbagai program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT saat menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 pada Rapat Paripurna II Masa Sidang II DPRD Kabupaten Barito Utara di Gedung DPRD, Selasa (14/7/2026).

Dalam rapat yang turut dihadiri Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, M.AP., Bupati menjelaskan bahwa KUA-PPAS menjadi acuan utama dalam penyusunan APBD 2027 agar pengalokasian anggaran lebih terarah, efektif, dan mampu mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah.

Menurutnya, penyusunan dokumen tersebut telah diselaraskan dengan RKPD Kabupaten Barito Utara Tahun 2027, RKPD Provinsi Kalimantan Tengah, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027, serta visi dan misi pembangunan daerah periode 2025–2029.

“Tahun 2027 diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang religius, sehat, cerdas, produktif, inovatif, dan berdaya saing, didukung tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel,” ujar Shalahuddin.

Ia menambahkan, sejumlah program strategis tetap menjadi prioritas pemerintah daerah, di antaranya pendidikan gratis selama 16 tahun, beasiswa mahasiswa berprestasi, BPJS Gratis, pembangunan balai latihan kerja, bantuan alat berat bagi desa, santunan duka, bantuan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia, peningkatan insentif aparat desa dan tenaga keagamaan, pengadaan ambulans desa, pembangunan sarana air bersih, peningkatan kesejahteraan ASN, serta penguatan kelembagaan adat.

Bupati berharap pembahasan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 dapat berlangsung secara konstruktif melalui sinergi antara eksekutif dan legislatif sehingga menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran dan mampu mempercepat pembangunan di Kabupaten Barito Utara.

“Melalui kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD, kami optimistis APBD 2027 dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.(jes)