Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Patih Herman AB

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah Dasar tahun 2026 di Kabupaten Barito Utara mendapat perhatian serius dari kalangan DPRD. Anggota legislatif, Patih Herman AB, menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut yang berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026.

Disampaikannya di Muara Teweh, Selasa (21/4/2026), TKA dinilai sebagai instrumen penting dalam mengukur capaian akademik siswa secara objektif sekaligus menjadi dasar evaluasi peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Menurutnya, kesiapan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Barito Utara mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan pelaksanaan TKA. Berbagai langkah seperti bimbingan teknis, koordinasi lintas sektor, hingga pengawasan berbasis teknologi dinilai sudah cukup optimal.

Ia menekankan bahwa aspek pemerataan harus menjadi perhatian utama, terutama bagi sekolah di wilayah terpencil yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur seperti akses internet dan listrik.

“Jangan sampai ada siswa yang tidak dapat mengikuti TKA hanya karena kendala teknis. Pemerintah perlu memastikan solusi seperti ujian susulan atau dukungan fasilitas bisa berjalan maksimal,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menilai penerapan sistem berbasis online dan semi online merupakan kemajuan dalam sistem evaluasi pendidikan. Namun demikian, hal tersebut harus diiringi dengan kesiapan sarana dan prasarana yang merata di seluruh wilayah.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa TKA bukan merupakan penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai alat pemetaan kualitas pendidikan serta salah satu pertimbangan dalam seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya melalui jalur prestasi.

Dengan sinergi semua pihak, ia berharap pelaksanaan TKA tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan data yang valid sebagai dasar penyusunan kebijakan pendidikan yang lebih baik di masa mendatang.

“Harapannya, hasil TKA ini benar-benar menjadi bahan evaluasi untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan di Barito Utara,” tutupnya.(jes)