Ketua Komisi II DPRD Barito Utara H Taufik Nugraha

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara, H Taufik Nugraha, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem pertanian jagung sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional tahun 2026.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) ketahanan pangan yang digelar di Polres Barito Utara pada Senin (6/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyatakan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat dalam mendorong pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.

Menurutnya, dukungan tersebut mencakup penyediaan sarana produksi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani, serta perluasan akses pasar. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak bisa dicapai secara parsial.

“Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan petani sangat diperlukan agar program ini berjalan optimal,” ujarnya di Muara Teweh, Selasa (7/4/2026).

Politisi PDI Perjuangan itu juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam penguatan sektor jagung melalui koordinasi lintas sektor, optimalisasi peran penyuluh pertanian, serta pemanfaatan teknologi modern dalam proses budidaya.

Selain itu, ia mendorong penguatan kelembagaan petani agar mampu meningkatkan daya saing serta efisiensi dalam pengelolaan usaha tani. Inovasi, lanjutnya, menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.

Ia pun mengapresiasi peran para petani yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Taufik berharap, melalui rakor tersebut dapat dihasilkan langkah-langkah konkret yang terukur dan berkelanjutan guna memperkuat sektor pertanian di Barito Utara.

“Ini harus menjadi momentum bersama untuk memperkuat komitmen dalam menjadikan Barito Utara sebagai daerah yang berkontribusi nyata terhadap swasembada pangan nasional 2026,” tutupnya.(jes)