MENERIMA PENDAPAT AKHIR FRAKSI-Wakil Ketua II DPRD Barito Utara Hj Henny Rosgiaty Rusli saat menerima pendapat akhir fraksi pada sidang paripurna IV masa sidang II, di gedung DPRD setempat, Selasa (10/3/2026).(foto:WB)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Paripurna yang menjadi momen krusial dalam perumusan arah kebijakan daerah. Bertempat di ruang rapat utama DPRD pada Selasa (10/3/2026), agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang RPJMD 2025–2029 berlangsung dengan dinamis.

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, ini menjadi ajang bagi masing-masing fraksi untuk menajamkan visi pembangunan lima tahun ke depan. Selain dihadiri oleh Bupati H. Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie S. Tingan, hadir pula Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, jajaran Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya saat memimpin sidang, Henny Rosgiaty Rusli menekankan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan kontrak politik antara pemerintah dan masyarakat. Ia berharap agar pokok-pokok pikiran yang disuarakan fraksi dapat mengakomodir kebutuhan riil di lapangan.

“Catatan dan koreksi dari fraksi hari ini adalah instrumen vital untuk memastikan RPJMD tidak hanya ideal di atas kertas, tetapi juga aplikatif dan solutif bagi persoalan masyarakat,” tegas politisi yang akrab disapa Henny tersebut.

Sementara itu, Bupati Shalahuddin dalam responsnya menyatakan keterbukaan pemerintah daerah terhadap seluruh masukan yang konstruktif. Ia menegaskan bahwa kolaborasi yang intensif antara legislatif dan eksekutif selama proses pembahasan adalah kunci untuk menciptakan program pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

“Kami berkomitmen untuk merampungkan Raperda ini menjadi Perda yang berkualitas, yang mampu menjadi kompas bagi pembangunan Barito Utara menuju kesejahteraan yang lebih merata,” ujar Shalahuddin di hadapan peserta rapat.

Meski penyampaian pendapat akhir berlangsung alot dengan berbagai catatan kritis dari fraksi, rapat paripurna tetap berjalan dalam suasana kondusif dan penuh semangat kebersamaan. Raperda RPJMD tersebut dijadwalkan akan segera ditetapkan setelah melalui tahapan harmonisasi lebih lanjut.(jes)