BUPATI TINJAU LOKASI KEBAKARAN- Bupati Barito Utara H Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadi Y Tingan, meninjau lokasi kebakaran di Jalan Aisyiah Indah RT 30, Kelurahan Lanjas Dermaga Ujung, Kamis (26/2/2026).(WB:ist)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda pemukiman warga di Kelurahan Lanjas. Bupati H Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadi Y Tingan meninjau langsung lokasi terdampak di Jalan Aisyiah Indah RT 30, Kamis (26/2/2026), sehari setelah peristiwa nahas itu terjadi.

Kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah pada Rabu malam (25/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB itu membuat tiga kepala keluarga dengan total sepuluh jiwa kehilangan tempat tinggal. Peristiwa tragis ini terjadi di kawasan padat penduduk, tepatnya di belakang Masjid Assunah, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Muhlis serta sejumlah kepala perangkat daerah. Kehadiran rombongan disambut haru para korban yang masih berduka atas musibah yang menimpa mereka.

Bupati H Shalahuddin menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama pemerintah pusat telah mengerahkan berbagai bantuan untuk meringankan beban para penyintas. Bantuan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Barito Utara berupa kebutuhan sehari-hari, serta dari Kementerian Sosial RI melalui APBN yang meliputi tenda, selimut, family kit, dan makanan siap saji.

“Bantuan berupa tenda dan matras dari pusat, juga pakaian dan selimut. Selain itu, kami salurkan uang bantuan bangunan total Rp25 juta, ditambah sumbangan Rp3 juta menjadi Rp28 juta. Insya Allah hari ini langsung dicarikan,” ujar H Shalahuddin saat ditemui di sela peninjauan.

Tak hanya bantuan tunai, pemerintah daerah juga membuka akses bagi warga yang ingin membangun kembali rumahnya. “Jika ingin membangun baru lagi dan membutuhkan pembiayaan, kami siap fasilitasi dengan pihak bank agar prosesnya lebih mudah,” tambahnya.

Kebakaran tersebut dilaporkan menghanguskan rumah yang dihuni oleh Syahyuni dan Muliana, serta keluarga Muhammad Rivaldi Akbar. Satu rumah lainnya ditempati oleh Ahmad Rifani dan Norhayani beserta ketiga anak mereka. Seluruh korban saat ini mengungsi ke tempat kerabat sambil menunggu proses pemulihan.

Bupati H Shalahuddin berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban psikologis dan ekonomi para korban. Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat dalam membantu kebutuhan administrasi dan teknis agar masyarakat terdampak bisa segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti sedia kala.(jes)