Ketua Komisi III DPRD Barito Utara H. Tajeri

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi menggelar uji coba dua unit excavator amfibi di lokasi DAM Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, pada Jumat (6/2/2026). Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam upaya mengakselerasi pembangunan infrastruktur pertanian, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau oleh alat berat konvensional.

Uji coba tersebut menarik perhatian publik, termasuk dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Barito Utara, H. Tajeri, yang turut menyaksikan jalannya uji coba, menegaskan bahwa kehadiran alat berat jenis amfibi ini adalah jawaban atas kebutuhan mendasar para petani.

“Ini bukan sekadar alat berat biasa. Dengan kemampuannya beroperasi di air dan lahan berlumpur, excavator amfibi bisa masuk ke lokasi-lokasi yang tidak bisa diakses alat lain. Ini akan sangat membantu normalisasi sungai kecil, perbaikan bendung, hingga pengerukan saluran irigasi tersier yang selama ini sering dikeluhkan petani,” jelas H. Tajeri saat ditemui usai kegiatan.

Politisi yang concern terhadap pembangunan daerah ini menambahkan, infrastruktur sumber daya air yang baik adalah kunci utama peningkatan indeks pertanaman dan produktivitas pangan. Dengan sistem irigasi yang terpelihara, pasokan air ke sawah-sawah dapat diatur dengan lebih optimal sepanjang musim.

“Ketika air bisa dikelola dengan baik, petani tidak lagi bergantung sepenuhnya pada hujan. Mereka bisa menanam lebih teratur, hasil panen pun meningkat. Ini dampak berantai yang sangat positif bagi ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat Barito Utara,” ujarnya.

H. Tajeri juga berharap agar Dinas PUPR segera menyusun peta jalan (roadmap) prioritas penggunaan alat tersebut. Selain untuk kepentingan pertanian, ia melihat potensi besar pemanfaatan excavator amfibi untuk penanganan drainase perkotaan guna meminimalisir banjir saat musim penghujan.

“DPRD akan terus mengawal agar investasi alat strategis ini benar-benar memberikan hasil maksimal. Kami minta perawatan dilakukan secara disiplin agar alat tidak cepat rusak dan bisa digunakan dalam jangka panjang demi kemajuan infrastruktur kita,” pungkasnya.(jes)