PEMBUKAAN FTIK KE XII-Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) ke XII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah resmi dibuka dengan meriah di Arena Terbuka Tiara Batara, Senin malam (24/11/2025).(wartabarito:Diskominfosandi)

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Kota Muara Teweh sejak Selasa (25/11/2025) disemarakkan oleh gelaran Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Ajang bergengsi bagi masyarakat Dayak Kaharingan ini mempertemukan lebih dari 1.000 peserta dan pendamping dari 14 kabupaten/kota se-Kalteng.

Festival yang berlangsung hingga 26 November 2025 ini menghadirkan 11 cabang lomba yang menguji kedalaman spiritual dan keluhuran seni budaya Kaharingan. Beberapa di antaranya adalah Kandayu, Matir Basarah, Karungut, Vokal Grup, hingga pembacaan Kitab Suci Panaturan. Kompetisi berlangsung di beberapa lokasi, seperti Arena Tiara Batara, Gedung Balai Antang, dan Aula Tandak.

Sebelumnya, acara pembukaan telah digelar pada Senin malam (24/11/2025) di Arena Terbuka Tiara Batara. Acara yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah provinsi, Kementerian Agama, dan Forkopimda ini dibuka secara resmi dengan penyalaan obor budaya, diiringi penampilan seni tradisional yang memukau.

Untuk memastikan kredibilitas perlombaan, panitia telah menunjuk 28 orang dewan juri yang terdiri dari akademisi dan tokoh Kaharingan terpercaya. Seluruh juri telah menyatakan ikrar netralitas dan profesionalitas dalam menilai setiap penampilan kontingen.

“Kami berharap festival ini bukan hanya jadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi lahirnya bakat-bakat baru dan mempererat tali persatuan. Selain itu, event sebesar ini diharapkan dapat mendongkrak perekonomian dan pariwisata Kabupaten Barito Utara,” ujar Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, dalam laporannya.

Dukungan masyarakat Muara Teweh juga menjadi salah satu faktor penunjang, dengan banyak warga secara sukarela menyediakan tempat tinggal bagi para peserta. Semarak FTIK XII diharapkan dapat terus menjaga nyala api warisan leluhur dan identitas budaya Kalimantan Tengah di tengah arus modernisasi.(jes)