Tiga Jembatan Strategis di Barito Utara Segera Dibangun, Konektivitas Antarwilayah Makin Terbuka

KOORDINASI KE KEMENTERIAN PU-Dinas PUPR Barito Utara Koordinasi ke Balai Jembatan Kementerian PU, terkait rencana pembangunan tiga jembatan yakni Jembatan Lahei, Jembatan Sikan, dan Jembatan Lemo, Selasa (24/2/2026).(WB:Dok Dinas PUPR Barut)
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur strategis di wilayahnya. Kali ini, fokus perhatian tertuju pada tiga proyek jembatan yang akan menghubungkan kawasan di sepanjang aliran Sungai Barito, yakni Jembatan Lahei, Jembatan Sikan, dan Jembatan Lemo.
Dalam upaya mematangkan perencanaan, Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, bersama tim teknis melakukan koordinasi langsung dengan Balai Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta. Pertemuan tersebut membahas sinkronisasi teknis dan desain konstruksi ketiga jembatan yang masuk dalam program prioritas pembangunan daerah.
Kepala Balai Jembatan Kementerian PU, Armaen Adekristi, menyambut positif inisiatif Pemkab Barito Utara. Pihaknya berkomitmen mendukung penuh percepatan pembangunan melalui pendampingan teknis, termasuk review desain jembatan rangka baja untuk ruas Sikan–Tumpung Laung (tipe B150), Lahei–Lahei Seberang (tipe B120), dan Lemo–Lemo Seberang (tipe B120).
“Kami mengapresiasi keseriusan pemerintah daerah dalam membangun konektivitas antarwilayah. Balai Jembatan siap mendampingi proses review desain dan aspek konstruksi agar hasilnya optimal dan berstandar nasional,” ujar Armaen dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu.
M. Iman Topik menjelaskan, koordinasi ini menjadi langkah krusial untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran. “Kami tidak ingin ada kendala teknis di lapangan nantinya. Oleh karena itu, masukan dari Balai Jembatan sangat penting agar konstruksi yang dihasilkan benar-benar kokoh, aman, dan bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat,” terangnya, Selasa (24/2/2026).
Keberadaan ketiga jembatan ini diyakini akan memutus isolasi geografis di wilayah seberang Sungai Barito. Selama ini, akses warga sangat bergantung pada transportasi sungai yang terbatas. Dengan hadirnya jembatan, mobilitas orang dan distribusi barang dipastikan jauh lebih cepat dan efisien.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan. “Ini adalah wujud kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Kami ingin warga di Lahei, Sikan, Lemo, dan sekitarnya merasakan dampak langsung dari pembangunan ini, baik dari sisi akses pendidikan, kesehatan, maupun peluang ekonomi baru,” tegasnya.
Dengan sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan pusat, optimisme terhadap realisasi tiga proyek jembatan strategis ini semakin menguat. Masyarakat Barito Utara pun menantikan hadirnya infrastruktur modern yang akan mengubah wajah transportasi dan konektivitas di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.(jes)




Tinggalkan Balasan