Naruk Saritani Soroti Pentingnya Peran Aktif Masyarakat dalam FKDM untuk Antisipasi Konflik

Anggota DPRD Barito Utara Naruk Saritani
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Barito Utara menjadi perhatian serius anggota DPRD setempat. Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan Sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KesbangPol) Barito Utara.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala KesbangPol Barito Utara, Rayadi, S.M., di Aula Kecamatan Teweh Timur pada Kamis (4/12/2025) tersebut dinilai sebagai langkah krusial dalam membangun sistem deteksi dini di tengah masyarakat.
“FKDM adalah mata dan telinga kita di lapangan. Dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks, peran forum ini tidak bisa dianggap sebelah mata. Mereka adalah garda terdepan dalam mendeteksi dan meredam potensi konflik sejak dini,” ujar Naruk Saritani, Jumat (5/12/2025).
Saritani menegaskan, upaya pencegahan konflik akan jauh lebih efektif jika didasarkan pada informasi yang akurat dan cepat dari akar rumput. Untuk itu, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan elemen masyarakat melalui FKDM mutlak diperlukan.
“Keamanan adalah tanggung jawab kolektif. Keterlibatan aktif tokoh masyarakat, pemuda, lembaga adat, dan agama dalam FKDM akan memperkuat jejaring kewaspadaan kita. Informasi dari tingkat RT/RW atau dusun sangat vital untuk tindakan pencegahan yang tepat sasaran,” paparnya lebih lanjut.
Ia juga mengapresiasi inisiatif KesbangPol yang secara konsisten membangun dan memberdayakan FKDM di tingkat kecamatan. Menurutnya, sosialisasi dan peningkatan kapasitas bagi anggota forum harus berjalan berkelanjutan.
“DPRD mendukung penuh upaya penguatan kapasitas FKDM ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat diperluas jangkauannya ke seluruh kecamatan, sehingga koordinasi dan respons terhadap berbagai potensi kerawanan sosial dapat dilakukan lebih cepat dan terintegrasi,” tegas Saritani.
Dengan mengoptimalkan fungsi FKDM sebagai early warning system, Saritani yakin pembangunan di Barito Utara dapat berjalan di atas pondasi stabilitas yang kokoh. Hal tersebut pada akhirnya akan menciptakan iklim yang kondusif bagi kesejahteraan dan kemajuan daerah secara berkelanjutan.(jes)




Tinggalkan Balasan