Anggota DPRD Barito Utara Naruk Saritani

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Keberlanjutan program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Pemerintah Daerah bersama Perum Bulog mendapat sorotan positif dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, menilai langkah ini merupakan bukti komitmen nyata pemerintah dalam mengatasi gejolak harga dan menjaga stabilitas pasokan pangan pokok masyarakat, terutama menjelang akhir tahun 2025.

“Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar program seremonial, tetapi aksi nyata yang dampaknya langsung terasa di masyarakat. Di tengah tren kenaikan harga sejumlah komoditas, kehadiran pemerintah melalui GPM sangat meringankan beban ekonomi warga,” tegas Naruk Saritani, Jumat (28/11/2025).

Menurutnya, program yang berlangsung selama dua hari, 26-27 November 2025, di Desa Trinsing dan halaman Kantor DKPP Barito Utara tersebut, telah menjadi instrumen yang efektif. Masyarakat bisa mendapatkan beras, minyak goreng, gula, terigu, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan pasar.

Naruk Saritani juga menekankan pentingnya aspek keberlanjutan dan perluasan jangkauan program. Ia mendorong agar GPM tidak hanya dilakukan di pusat kecamatan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah terpencil yang akses pasokan pangannya terbatas.

“Kami di DPRD mendorong agar program ini dilakukan secara berkala dan berkelanjutan, tidak hanya menunggu momen tertentu. Perluasan jangkauan ke desa-desa yang sulit terjangkau distributor juga menjadi kunci, agar pemerataan bantuan pangan murah benar-benar dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” paparnya.

Ia berharap, kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi, dan Bulog dapat terus ditingkatkan. Sinergi yang kuat antar lembaga ini dinilai crucial untuk memantau stok, mendistribusikan pasokan, dan menstabilkan harga di tingkat akar rumput.

“Dengan sinergi yang baik, kami yakin stabilitas pangan di Barito Utara hingga penghujung tahun dan seterusnya dapat terjaga. Ini adalah bentuk perlindungan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” pungkas Naruk Saritani.(jes)