Anggota DPRD Barito Utara Naruk Saritani Apresiasi Rencana Penataan Kawasan Kumuh dan Pelebaran Jalan dalam Kota

Anggota DPRD Barito Utara Naruk Saritani
WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam merencanakan penataan kawasan kumuh dan pelebaran jalan di wilayah padat penduduk, khususnya Kelurahan Lanjas dan Kelurahan Melayu.
Menurutnya, program tersebut merupakan upaya strategis yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan lingkungan permukiman yang lebih layak dan akses transportasi yang semakin baik.
Pemerintah daerah melalui Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, bersama Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan dan sejumlah pimpinan perangkat daerah, telah meninjau langsung sejumlah titik strategis pada Selasa (18/11/2025). Lokasi yang dikunjungi meliputi RT 4, RT 5, dan RT 6 Kelurahan Lanjas hingga kawasan permukiman di Kelurahan Melayu.
Legislator dari Fraksi PDIP ini menilai, langkah turun langsung ke lapangan oleh pimpinan daerah menunjukkan komitmen serius terhadap pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
“Kami di DPRD tentu mengapresiasi langkah Bupati dan jajaran yang telah melihat langsung kondisi di lapangan. Penataan kawasan kumuh dan pelebaran jalan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperlancar akses antarwilayah, terutama dalam kota Muara Teweh,” ujar Naruk Saritani, Rabu (19/11/2025) di Muara Teweh.
Ia menambahkan, DPRD Barito Utara siap mendorong dan mengawal program tersebut agar dapat terealisasi sesuai rencana serta memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dalam peninjauan lapangan tersebut, pemerintah juga memetakan titik-titik prioritas yang memerlukan penanganan segera. Selain mengatasi kawasan kumuh, pelebaran badan jalan dinilai penting untuk mengurangi kemacetan, terutama di jalur-jalur penghubung antarkelurahan yang menjadi pusat mobilitas warga.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Barito Utara, Junaidi, menjelaskan bahwa penataan kawasan kumuh di Kelurahan Lanjas akan mulai direalisasikan secara fisik pada tahun 2026. Sementara untuk Kelurahan Melayu, pemerintah menargetkan pengadaan lahan di sekitar Mapolres Barito Utara pada tahun yang sama.
“Dokumen perencanaan seperti Feasibility Study (FS), AMDAL, dan Detail Engineering Design (DED) akan disiapkan pada 2026. Pelaksanaannya ditargetkan berlangsung pada 2027 melalui skema multiyears,” kata Junaidi.
Naruk berharap, rencana pembangunan ini akan berdampak pada estetika kota, kenyamanan warga, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap program ini berjalan lancar dan tepat sasaran. DPRD akan terus mendukung pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.
Dengan adanya dukungan dari DPRD, pemerintah daerah optimistis bahwa penataan kawasan kumuh dan pelebaran jalan dapat terlaksana sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Barito Utara. (jes)




Tinggalkan Balasan