KAJI TIRU DI KABUPATEN BANTUL-Pemkab Barito Utara yang dipimpin Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan melaksanakan kaji tiru ke Kabupaten Bantul Jogyakarta sebagai upaya memperkuat inovasi tata kelola pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik, Kamis (6/8/2026).(WB: Dok. Diskominfosandi)

WARTABARITO.ID, Bantul – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat upaya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan melalui kegiatan kaji tiru ke Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungan yang dipimpin Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, difokuskan untuk mempelajari berbagai inovasi pelayanan publik, terutama dalam penguatan ketahanan keluarga dan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Rombongan Pemkab Barito Utara diterima langsung Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Pertemuan Kantor Bupati Bantul, Kamis (6/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan membacakan sambutan tertulis Bupati Barito Utara H. Shalahuddin. Ia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Bantul sekaligus keterbukaan dalam berbagi pengalaman dan praktik terbaik pembangunan daerah.

Menurutnya, kaji tiru tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk terus belajar dari daerah yang berhasil menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Kegiatan ini bertujuan memperoleh wawasan, pengetahuan, serta pengalaman mengenai kebijakan, strategi, dan inovasi yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Bantul. Hasilnya akan menjadi referensi untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Barito Utara,” ujar Felix saat membacakan sambutan Bupati.

Ia menegaskan, berbagai inovasi yang dipelajari tidak akan diterapkan secara langsung, melainkan disesuaikan dengan karakteristik, kebutuhan, dan kemampuan daerah agar implementasinya efektif serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memaparkan sejumlah program unggulan yang menjadi penopang pembangunan daerah. Salah satunya adalah program edukasi pranikah yang dijalankan bersama Kementerian Agama untuk memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menekan angka perceraian.

Menurutnya, pembekalan bagi calon pengantin dilakukan selama sekitar tiga bulan dengan materi yang mencakup kesiapan mental, pengelolaan keuangan keluarga, hingga pemahaman membangun rumah tangga yang harmonis.

Selain itu, Bantul juga membagikan pengalaman dalam menangani persoalan persampahan melalui sistem pengelolaan sampah terpadu yang melibatkan berbagai sektor dan dilakukan secara berkelanjutan.

Melalui kaji tiru tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap dapat mengadopsi berbagai praktik terbaik yang relevan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mendorong pembangunan daerah yang lebih inovatif dan berkelanjutan.(jes)