Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Ardianto

WARTABARITO.ID, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto, memberikan respons positif terhadap gelaran Pelatihan Operator Komputer Muda 2026 yang berlangsung di Aula Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM setempat. Menurutnya, program ini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Ardianto menilai bahwa keterampilan mengoperasikan komputer merupakan kebutuhan mendesak di tengah percepatan transformasi digital. Tanpa penguasaan teknologi, generasi muda akan kesulitan memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif.

“Ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ini investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak muda kita. Komputer adalah gerbang utama menuju peluang kerja dan inovasi,” ujar Ardianto, Kamis (16/4/2026) di Muara Teweh.

Ia juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program serupa. Menurutnya, pelatihan berbasis vokasi seperti yang digelar UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) harus menjadi agenda rutin, bukan kegiatan musiman. Dukungan anggaran dari pemerintah daerah serta partisipasi swasta dinilai krusial agar jangkauan pelatihan semakin luas.

“Kami di DPRD akan terus mendorong agar program ini bisa diikuti oleh lebih banyak pemuda dari berbagai kecamatan. Jangan sampai hanya dinikmati oleh segelintir orang,” tegas Sekretaris Komisi II DPRD Barito Utara tersebut.

Ardianto pun mengingatkan para peserta agar tidak menyia-nyiakan kesempatan. Ia meminta mereka untuk aktif bertanya, berlatih, dan benar-benar menguasai materi yang diajarkan instruktur. “Sertifikat itu penting, tapi yang lebih penting adalah kompetensi yang melekat. Itu yang akan menjadi bekal kalian melamar kerja atau membuka usaha sendiri,” pesannya.

Di akhir pernyataannya, Ardianto optimistis bahwa sinergi antara DPRD, eksekutif, dan masyarakat mampu menekan angka pengangguran sekaligus menciptakan wirausaha-wirausaha muda berbasis teknologi di Kabupaten Barito Utara.

“Kalau pemuda kita sudah melek digital, saya yakin kemiskinan bisa kita kurangi secara signifikan. Mari kita wujudkan tenaga kerja yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya.(jes)